
Logo PADI UMKM. (Dok/Padi UMKM)PRIORITAS, 14/8/26 (Jakarta): PT Telkom Indonesia melalui marketplace Pasar Digital (PaDi) UMKM menargetkan nilai transaksi mencapai Rp8,8 triliun dari pengadaan barang dan jasa perusahaan BUMN yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pada 2025, PaDi UMKM mencatatkan transaksi sekitar Rp7,2 triliun dan tahun ini kami menargetkan transaksi sebesar Rp8,8 triliun. Kami berharap capaian tersebut dapat terus tumbuh lebih besar lagi,” kata CEO PaDi UMKM Jimmy Karisma Ramadhan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8/26).
Ia menjelaskan, PaDi UMKM tidak hanya berfungsi sebagai marketplace, tetapi terus dikembangkan menjadi ekosistem yang terintegrasi guna memberikan manfaat dan nilai tambah bagi seluruh penggunanya.
“Dengan begitu, kami sudah siap untuk ke depannya menjadi marketplace nasional dengan pengembangan dari B2B2C hingga ritel B2C. Kami ingin membangun ekosistem perdagangan melalui marketplace nasional yang dibangun oleh talenta lokal, dengan teknologi dan operasional yang kami kembangkan,” ucap Jimmy.

Memperkuat ekosistem perdagangan nasional
Dia menambahkan, PaDi UMKM berkomitmen memperkuat ekosistem perdagangan nasional dengan terus bertransformasi menjadi marketplace berskala nasional yang dapat memperluas konektivitas antara pelaku usaha, BUMN, pemerintah, dan masyarakat.

