Kompak! Prabowo dan Gibran datang ke DPR naik ‘Maung’ untuk hadiri Sidang Tahunan MPR

Hosana Rawis
Jumat, 14 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 14/8/28 (Jakarta): Ya, duet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming kompak datang menggunakan mobil Maung. Keduanya sudah tiba di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/26) pagi, untuk mengikuti Sidang Tahunan MPR serta sidang bersama DPR dan DPD.


Sebagaimana pantauan media, Gibran Rakabuming terlebih dahulu tiba di kompleks parlemen sekitar pukul 07.50 WIB. Gibran tampak menaiki mobil Maung dan dikawal sejumlah Paspampres. Gibran mengenakan setelan jas berwarna biru tua.

Lalu tidak berselang lama, Prabowo tiba di kompleks parlemen sekitar pukul 08.10 WIB. Prabowo mengenakan peci hitam dan setelan jas berwarna abu-abu. Seusai disambut Gibran, Prabowo masuk ke ruang sidang dan disambut marching band.

Adapun Sidang tahunan MPR 2026 dalam rangka HUT ke-81 RI dimulai pukul 08.30 WIB. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tersebut.


Beberapa petugas pengamanan bersiaga di setiap pintu masuk menuju kompleks parlemen. Aparat TNI dan Polri juga melakukan pengamanan di sejumlah sudut kompleks wakil rakyat tersebut.

Juga dua helikopter kepresidenan telah disiapkan di lapangan yang berada di belakang Gedung Nusantara atau Gedung Kura-kura. Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan hadir dalam sidang tersebut.

Rekayasa arus lalu lintas

Terkait itu, Ditlantas Polda Metro Jaya sudah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas (Lalin) di sekitar gedung DPR/MPR. Namun, penerapannya akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

“Rekayasa lalu lintas situasional tetap memperhatikan kondisi di lapangan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (14/8/26).

Ia menekankan arus lalu lintas tetap berjalan seperti biasa. Kepolisian tetap mengakomodasi aktivitas masyarakat saat mengatur lalu lintas.

Adapun rekayasa lalu lintas, demikian Beritasatu.com, akan mempertimbangkan perkembangan arus kendaraan. Pengalihan arus baru dilakukan jika dibutuhkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

“Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan kawasan DPR/MPR kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan kepadatan,” demikian Budi Hermanto. (P-*/mj)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan