Dubes UEA buka jalan investasi Masdar di Bendungan Bulango Ulu, potensi listrik 80 MW jadi sorotan

Sem Muhaling
Jumat, 14 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 14/08/26 (Gorontalo): Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri membuka peluang investasi perusahaan UEA di Bendungan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Ia bahkan berencana menawarkan keterlibatan Masdar, perusahaan energi terbarukan asal Abu Dhabi, dalam pengembangan infrastruktur tersebut.


Abdulla menyampaikan peluang investasi itu setelah meninjau langsung pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Rabu (12/8).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja hari kedua Dubes UEA di Provinsi Gorontalo. Menurut Abdulla, Bendungan Bulango Ulu memiliki potensi ekonomi yang besar. Karena itu, ia ingin mendorong perusahaan UEA ikut memberi nilai tambah.

“Kami sudah berkunjung dan melihat langsung pembangunan dam ini. Saya kagum dan senang melihat kemajuan pekerjaannya,” kata Abdulla. Ia mengatakan pihaknya akan menjajaki kolaborasi melalui sejumlah perusahaan UEA.


“Untuk memberi nilai tambah bagi Gorontalo, kita akan berkolaborasi melalui perusahaan UEA, salah satunya adalah Masdar, untuk bisa berkontribusi pada proyek ini,” ujarnya.

Masdar bisa bawa energi bersih ke Gorontalo

Masdar merupakan perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Abu Dhabi. Perusahaan tersebut mengembangkan energi bersih, termasuk tenaga surya, energi angin, dan hidrogen hijau.

Abdulla melihat kapasitas Masdar dapat memperluas manfaat Bendungan Bulango Ulu. Bendungan itu tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air baku dan pendukung irigasi. Infrastruktur tersebut juga memiliki peluang untuk mendukung pengembangan energi bersih di Gorontalo.

Punya potensi listrik 80 Megawatt

Melansir Antara News, bendungan Bulango Ulu memiliki kapasitas tampung sekitar 93,549 juta meter kubik. Luas genangannya mencapai 549,11 hektare. Bendungan tersebut diproyeksikan menyediakan air baku bagi sekitar 880.000 jiwa.

Selain itu, infrastrukturnya dapat mengairi sekitar 5.000 hektare sawah. Bendungan Bulango Ulu juga memiliki potensi pembangkit listrik sekitar 80 megawatt. Potensi tersebut membuka peluang pengembangan ekonomi baru di Gorontalo. Peluang itu mencakup ketahanan air, peningkatan produktivitas pertanian, energi terbarukan, hingga pengembangan wisata.

Targetkan rampung tahun Ini

Pemerintah mulai membangun Bendungan Bulango Ulu sejak 2019. Proyek tersebut menargetkan penyelesaian pada 2026.

Keterlibatan investor dan perusahaan teknologi UEA diharapkan memperkuat pemanfaatan bendungan setelah konstruksi selesai.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Abdulla bersama Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim. Juga didampingi Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili dan Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Aries Ardianto. Sementara Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo Ali Rahmat menyambut rombongan tersebut. (P-Ant/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan