Rusia bebaskan veteran marinir AS Robert Gilman atas alasan kemanusiaan

Giovanni Riung
Kamis, 13 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 13/8/26 (Amerika Serikat): Otoritas Rusia membebaskan warga negara Amerika Serikat, Robert Gilman, atas alasan kemanusiaan. Veteran Marinir AS berusia 32 tahun ini mendarat kembali di tanah airnya setelah kondisi kesehatannya memburuk. Otoritas Rusia menahan Gilman sejak Januari 2022.


Presiden Donald Trump mengaku telah berbicara langsung dengan Gilman. Sebelumnya, keluarga dan pendukung Gilman mengkhawatirkan kondisinya yang nyaris tewas akibat dugaan penyiksaan fisik dan psikologis.

“Setelah diskusi saya dengan Presiden Vladimir Putin, Rusia setuju untuk membebaskannya atas dasar kemanusiaan,” tulis Trump melalui unggahan di platform Truth Social seperti di lansir dari CNN.

Presiden Vladimir Putin memberikan pengampunan (pardon) penuh kepada Gilman tanpa meminta pertukaran tahanan. Utusan khusus Kremlin, Kirill Dmitriev, membenarkan keputusan pembebasan atas pertimbangan kemanusiaan tersebut.


Penyambutan, perawatan medis, dan latar belakang pembebasan

Pesawat medis khusus menerbangkan Gilman dan ibundanya menuju Bandara Internasional Washington Dulles. Utusan Khusus Presiden Steve Witkoff dan Asisten Keamanan Nasional Seb Gorka menyambut langsung kedatangan Gilman.

Petugas segera membawa Gilman ke rumah sakit militer AS di San Antonio, Texas. Tim medis dan psikolog merawat kondisinya secara menyeluruh di fasilitas tersebut. Meskipun Gilman sudah bisa berbicara, ia masih belum mampu berjalan (non-ambulatory).

Sebelumnya, Gilman mengalami kondisi dissociative stupor selama lebih dari enam minggu akibat tekanan selama masa penahanan. Polisi Rusia menangkapnya pada Januari 2022 atas tuduhan penganiayaan petugas. Pengadilan Rusia kemudian menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara, meski pihak Gilman membantah tuduhan tersebut. Adik perempuan Gilman, Lexie Hudson, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Trump yang telah menyelamatkan nyawa kakaknya.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyambut baik kepulangan Gilman. Namun, pemerintah AS terus memperjuangkan warga AS lain yang masih mendekam di penjara Rusia. Nama-nama tersebut meliputi Stephen Hubbard, Andre Khachatoorian, Olga Jezler, Chuck Zimmerman, David Barnes, hingga Aleksander Antonov. (P-Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan