
Konferensi pers penyelenggaraan Indonesia Fashion Week 2026 di Kemenpar, Selasa (30/6/26). (Courtesy: Antara)PRIORITAS, 30.6.26 (Jakarta): Gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 mampu memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat pada kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi daya tarik wisatawan ke berbagai destinasi wisata nasional.

Hal itu disampaikan Asisten Deputi Bidang Event Nasional Kementerian Pariwisata, Ni Komang Ayu Astiti, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/6/26).
“Ke depan kami berharap event ini terus berkembang terus maju, terus memperkaya budaya masyarakat sekaligus mungkin mempromosikan juga destinasi wisata,” ujarnya.
Menurut Ayu Astiti, tema IFW setiap tahun yang berubah dengan mengangkat berbagai kekayaan wastra Nusantara yang beragam dari daerah yang berbeda, mampu memastikan pergerakan wisatawan.

Hal tersebut, katanya, sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 16-17,6 juta kunjungan dan sebanyak 1,18 miliar pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) pada 2026.
Kehadiran event ini juga diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi desainer yang berasal dari berbagai daerah sehingga dapat dikembangkan lebih jauh melalui komunitas, asosiasi, sehingga mampu memperkuat ekosistem pariwisata nasional.
IFW 2026 tema ulos
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Indonesia Fashion week (IFW) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perancang-Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Darsono, mengatakan bahwa teman IFW tahun ini adalah “Ulos Simetria: Threads of North Sumatra”.
Ia menyebutkan, pemilihan tema ulos tahun ini sejalan dengan upaya melestarikan kekayaan budaya Indonesia.
“Memang ini tidak hanya berbicara tentang ulos sebagai warisan budaya tetapi juga tentang bagaimana kekayaan resmi Nusantara dapat diinterpretasikan secara kontemporer, memiliki nilai tambah dan ekonomi dan mampu membuat Indonesia dikenal di panggung dunia,” katanya, sebagaimana dilansir dari Antara.
Ia meyakini bahwa melestarikan budaya bukan hanya tentang menjaga tradisi namun juga memberikan ruang bagi budaya untuk hidup dan berkembang serta menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
Kehadiran IFW juga diharapkan mampu membuka peluang sebesar-besarnya bagi desainer, UMKM dan industri kreatif tanah air dari sektor fesyen.
Kekayaan wastra Nusantara menurutnya menjadi kekuatan terbesar yang dimiliki bangsa untuk memperkenalkan diri sebagai negara dengan fesyen yang berkelanjutan sebagai identitas.
Deretan desainer yang tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 meliputi 12 desainer muda berbakat jebolan Indonesia Young Fashion Designer Competition (IYFDC) 2026.
Ke-12 desainer muda berbakat tersebut meliputi Agung Gumelar, Aminullah, David Bryan Adam, Dynis Nova S.S., Evangelista, dan tujuh desainer finalis lainnya yang berpeluang mendapatkan beasiswa sekolah mode di Italia.
Selain para desainer IYFDC, gelaran IFW 2026 juga menghadirkan sejumlah desainer senior, anggota APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) yang berkolaborasi mengangkat kekayaan wastra Nusantara.
Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 akan digelar pada 29 Juli – 2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. (P-*/hdt)

