
Bek sayap Persib Bandung, Kakang Rudianto melakukan lemparan ke dalam saat menghadapi Persik Kediri pada laga Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, 9 Maret 2026, dengan pertandingan berakhir 3-0 untuk kemenangan Persib. (Courtesy: Getty Images)PRIORITAS, 16/5/26 (Bandung): Tekanan perebutan gelar juara mulai terasa di penghujung musim. Persib Bandung menghadapi ujian penting saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026.

Pertandingan di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, dipandang sebagai salah satu penentu arah gelar. Persaingan di papan atas belum terpisah. Selisih poin masih tipis.
Bek sayap Persib, Kakang Rudianto, melihat lawan memiliki kualitas merata. Kekuatan tidak hanya muncul di satu lini. Stabilitas permainan menjadi ancaman utama bagi tim tamu.
“Ya, Makassar tim yang bagus. Mereka sangat kuat, baik bertahan maupun menyerang. Jadi kami bakal lebih kerja keras lagi karena ini akan menentukan kita menjadi juara di tahun ini,” kata Kakang, seperti dikutip Beritaprioritas dari Antara, Sabtu (16/5/26).

Situasi klasemen membuat tekanan semakin tinggi. Persib bersaing ketat dengan Borneo FC. Kedua tim mengoleksi poin sama. Penentuan posisi bergantung pada detail kecil di sisa pertandingan.
Di tengah tekanan, skuad asuhan Bojan Hodak mencoba menjaga fokus. Laga demi laga dipandang sebagai final. Tidak ada ruang untuk kehilangan poin.
“Cukup seru karena poinnya sama. Tentu kami bakal lebih kerja keras di dua laga nanti. Kami bakal lebih berpikir untuk tampil habis-habisan di dua pertandingan, karena setahun sudah kami lewatkan,” ujar Kakang.
Saat ini Persib memimpin klasemen sementara dengan 75 poin dari 32 pertandingan. Keunggulan ditentukan lewat head to head. Borneo berada tepat di bawah dengan raihan poin identik.
Pada waktu bersamaan, Borneo juga menjalani laga tandang menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini. Hasil dua pertandingan tersebut berpotensi mengubah peta persaingan di papan atas. (P-Khalied M)

