IHSG menguat, rupiah tembus Rp17.424, Purbaya bantah APBN sedang rapuh

Zamir Ambia
Selasa, 5 Mei 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 5/5/26 (Jakarta): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Selasa (5/5/26).


Selanjutnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beranggapan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) disebabkan oleh kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang lemah. Ia menegaskan, kondisi fiskal pemerintah saat ini masih dalam batas yang aman dan terkendali.

Pernyataan tersebut disampaikan seiring dengan kembali tertekannya rupiah hingga menyentuh level Rp17.424 per dolar AS. Purbaya menjelaskan, isu yang mengaitkan pelemahan rupiah dengan lemahnya fiskal memang banyak beredar, namun tidak mencerminkan kondisi APBN yang sebenarnya saat ini.

Senada dengan itu, IHSG juga mengalami kenaikan sebesar 85,15 poin atau 1,22 persen sehingga berada di level 7.057,1.


Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan mencapai 43,8 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp17 triliun, serta frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,46 juta kali.

Menkeu Purbaya. (Dok/Antara)

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, defisit APBN hingga akhir Maret 2026 masih berada pada level yang aman. Nilainya mencapai Rp240,1 triliun atau setara 0,93 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sehingga masih jauh di bawah ambang batas maksimal tiga persen dari PDB.

Pola penerimaan dan pengeluaran

Ia juga menekankan, angka defisit pada kuartal I tidak dapat langsung diekstrapolasi dengan mengalikannya empat kali untuk memperkirakan defisit tahunan. Menurutnya, pola penerimaan dan pengeluaran negara tidak berlangsung merata di setiap kuartal karena dipengaruhi oleh siklus yang berbeda.

Secara keseluruhan, terdapat 342 saham yang mengalami kenaikan, 314 saham mengalami penurunan, dan 163 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak berubah.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini.

Merujuk data Bloomberg, rupiah di pasar spot exchange turun sebesar 30 poin atau 0,17 persen sehingga berada di posisi Rp17.424 per dolar AS. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan