
Pembuatan video klip “Mulu-Mulu” dan “Jangan Pernah Menyerah” Program AKTIF Musik Kementerian Ekonomi Kreatif di Manado. (Antara/HO-Kemenekraf)PRIORITAS, 21/4/2026 (Manado): Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) terus mendorong pengembangan talenta musik daerah. Kali ini, dukungan diberikan kepada musisi asal Sulawesi Utara melalui fasilitasi produksi video klip untuk karya berjudul “Mulu-Mulu” dan “Jangan Pernah Menyerah”.

Program bertajuk AKTIF Musik tersebut menghadirkan karya dari penyanyi Angela Kaunang lewat single “Mulu-Mulu”, serta kolaborasi Jesica Theresia Koloay dan Aron Fedri Pualalo melalui lagu “Jangan Pernah Menyerah”.
Video klip kedua lagu itu telah diproduksi di sejumlah lokasi di Manado dan Minahasa Utara pada 24–28 Maret 2026, dengan konsep visual yang disesuaikan dengan pesan masing-masing karya.
Single “Mulu-Mulu” mengangkat fenomena sosial tentang kebiasaan bergosip dalam kehidupan sehari-hari. Lagu ini dikemas dalam aransemen Electronic Dance Music (EDM) dengan sentuhan khas Manado yang dikenal sebagai “disco tanah”. Video klipnya dijadwalkan rilis pada 21 April 2026 di berbagai platform digital.

Sementara itu, lagu “Jangan Pernah Menyerah” hadir dengan perpaduan musik kontemporer dan tradisi lokal, serta nuansa gospel yang kuat. Karya ini akan dirilis pada 28 April 2026 dan diproduksi bersama Formi Entertainment.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan, masih banyak talenta musik daerah yang belum mendapatkan sorotan luas. Karena itu, kolaborasi lintas daerah dinilai penting agar potensi lokal dapat naik ke panggung nasional.
Ia menyebut, program AKTIF Musik dirancang sebagai inisiatif berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas pelaku musik di berbagai daerah, sekaligus mendorong lahirnya karya yang adaptif, kreatif, dan kompetitif.
Tak hanya berfokus pada produksi, program ini juga mencakup penguatan aspek konseptual dan kelembagaan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem musik lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebelumnya, program AKTIF Musik telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Ambon, sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan promosi bagi talenta musik lokal ke tingkat nasional.(P-Sem)

