
Konsep Mobil EV Hyundai. (Dok/Hyundai)PRIORITAS, 8/4/26 (Jakarta): Pelaku industri kendaraan listrik (EV) yang tergabung dalam Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik (Periklindo) mendorong pemerintah agar tetap melanjutkan berbagai insentif guna mempercepat penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Ketua Umum Periklindo, Moeldoko, menyatakan, kendaraan listrik menawarkan sejumlah keunggulan, salah satunya adalah efisiensi dalam pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), baik untuk kebutuhan individu maupun perusahaan.
Sebagai ilustrasi, perusahaan yang beralih menggunakan kendaraan listrik dinilai mampu mengurangi biaya operasional secara signifikan, sehingga dapat meningkatkan daya saing usahanya.
“Korporasi juga demikian, ketika beralih ke EV maka penghematan yang terjadi akan sangat besar,” tutur Moeldoko dalam acara Tutur Economic Dialogue di Jakarta, Rabu (8/4/26).

Kedua, kendaraan listrik dinilai berperan dalam menjaga kualitas lingkungan. Penurunan emisi gas buang membuat udara menjadi lebih bersih dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.
Ketiga, penggunaan kendaraan listrik juga dianggap dapat membantu pemerintah menekan beban subsidi energi. Saat ini, anggaran subsidi BBM masih mencapai ratusan triliun rupiah per tahun, dan kenaikan harga minyak global berpotensi semakin memperbesar beban tersebut.
Konsisten dalam pemberian insentif

