Menaker lepas mudik 1.431 pekerja Panasonic, perusahaan diminta memanusiakan pekerja

Giovanni Riung
Jumat, 20 Maret 2026
EKBIS 0 241
3 menit membaca

Lepas Mudik 1.431 Pekerja Panasonic, Menaker Yassierli Perusahaan Harus Memanusiakan Pekerja (Humas Kemnaker)

PRIORITAS, 20/3/2026 (Jakarta): Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa program mudik pekerja merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja. Ia menilai, mudik tidak sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya memanusiakan pekerja dan memperkuat hubungan industrial yang sehat.

Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat melepas keberangkatan 1.431 pekerja dalam program mudik bersama di kantor pusat PT Panasonic Manufacturing Indonesia di Jakarta Timur, Kamis (19/3/2026). Sebanyak 25 armada bus disiapkan untuk mengantar para pekerja pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.

Menurut Yassierli, inisiatif perusahaan dalam memfasilitasi mudik pekerja menunjukkan bahwa hubungan industrial tidak hanya dibangun melalui aturan formal, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap kebutuhan pekerja.

“Mudik pekerja adalah wujud perhatian manajemen terhadap kesejahteraan mereka. Kita ingin praktik ini menjadi role model bagi perusahaan lain di Indonesia. Sinergi yang baik antara pengusaha dan pekerja adalah kunci menjaga keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan produktivitas,” ujar Yassierli.

Ia menambahkan, bagi pekerja, mudik merupakan momen penting untuk kembali berkumpul dengan keluarga setelah setahun bekerja. Sementara bagi perusahaan, program tersebut dapat memperkuat kepercayaan serta hubungan yang lebih baik dengan para pekerja.

Menurutnya, perusahaan yang ingin tumbuh secara berkelanjutan tidak dapat hanya memandang pekerja sebagai bagian dari proses produksi. Di balik target dan kinerja perusahaan, terdapat individu yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta ingin merayakan hari raya dengan layak.

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli juga mengapresiasi peran Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel–KSARBUMUSI yang turut memfasilitasi para anggotanya mengikuti program mudik bersama. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan serikat pekerja menjadi fondasi penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif.

Selain itu, Yassierli juga menyinggung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online dan kurir online menjelang Idulfitri 2026. Ia menyampaikan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto telah melakukan dialog intensif sebanyak 11 kali dengan pihak aplikator.

Dari dialog tersebut disepakati bahwa Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online dan kurir online pada tahun ini akan cair dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Yassierli, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah agar pekerja di sektor ekonomi digital juga mendapatkan dukungan yang lebih layak saat hari raya.

“Ini merupakan pencapaian baru dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo. Meski statusnya kemitraan, kita ingin membangun semangat kekeluargaan. Yang namanya mitra harus sama-sama sukses dan sejahtera,” kata Yassierli.

Sementara itu, Komisaris Utama Panasonic Gobel, Rachmat Gobel, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap dunia industri. Ia menilai perhatian pemerintah menunjukkan keberpihakan terhadap keberlanjutan industri nasional sekaligus kesejahteraan para pekerja.

“Tentu tak lepas dari perhatian khusus Pak Menteri yang selalu hadir dalam kegiatan kami. Ini membuktikan bahwa pemerintah benar-benar memperhatikan kegiatan industri di tanah air,” ujarnya. (P-*r/gr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025