Kemnaker gandeng pelita air untuk pengembangan SDM penerbangan dan dukung operasional pegawai

Giovanni Riung
Jumat, 13 Maret 2026
EKBIS 0 374
2 menit membaca

Optimalkan Tugas dan Fungsi Ketenagakerjaan, Kemnaker Jalin Kerja Sama dengan Pelita Air (Humas Kemnaker).

PRIORITAS, 13/3/2026 (Jakarta): Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan maskapai PT Pelita Air Service guna memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor industri penerbangan sekaligus mendukung kelancaran operasional pegawai kementerian di berbagai wilayah Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama dan Perjanjian Kerja Sama yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (12/3/2026). Penandatanganan dihadiri Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi.

Cris Kuntadi menyampaikan apresiasi kepada Pelita Air atas komitmennya dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian yang memiliki jaringan kerja hingga berbagai daerah di Indonesia.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pelita Air Service atas komitmen dan keterbukaannya dalam menjalin kolaborasi dengan Kemnaker. Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperkuat sinergi antara sektor pemerintah dan dunia usaha,” kata Cris.

Menurutnya, Kemnaker memiliki sejumlah Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) yang tersebar di berbagai wilayah, sehingga kerja sama dengan maskapai penerbangan dinilai penting untuk menunjang mobilitas dan operasional pegawai dalam menjalankan tugasnya.

Selain mendukung operasional kementerian, kerja sama tersebut juga mencakup penguatan aspek ketenagakerjaan, khususnya dalam penyiapan dan pengembangan SDM di industri penerbangan. Melalui jaringan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Kemnaker akan menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri.

Cris menjelaskan, Pelita Air dapat memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja, baik dari segi jumlah maupun spesifikasi keterampilan, sehingga dapat dipersiapkan melalui program pelatihan di BPVP atau Balai Latihan Kerja (BLK).

Selain itu, kerja sama juga mencakup peluang penempatan tenaga kerja melalui sistem pasar kerja digital milik Kemnaker, yakni KarirHub. Melalui sistem tersebut, Pelita Air diharapkan dapat membuka proses rekrutmen sehingga lulusan pelatihan vokasi memiliki akses lebih luas untuk memasuki industri penerbangan.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan SDM dan rekrutmen tenaga kerja, kolaborasi ini juga mencakup pembinaan hubungan industrial serta pengawasan terhadap norma ketenagakerjaan di lingkungan industri penerbangan.

Cris berharap kerja sama antara Kemnaker dan Pelita Air dapat berjalan produktif serta menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh implementasi kolaborasi yang saling menguntungkan antara pemerintah dan industri penerbangan di sektor lain,” ujarnya. (P-*r/gr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025