Dari total 11 orang yang ditangkap, sembilan orang selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK. Dua di antaranya yakni Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Praja.
Suap proyek di lingkungan Pemerintah
Menurut Budi, OTT tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong sehingga dalam pemeriksaan secara intensif pagi ini para pihak yang diamankan didalami terkait konstruksi perkara tersebut,” ujarnya.
Selain menangkap sejumlah pihak, tim KPK turut mengamankan berbagai barang bukti dari lokasi operasi tangkap tangan. Barang bukti tersebut meliputi dokumen, barang bukti elektronik (BBE), serta sejumlah uang tunai yang diduga terkait dengan perkara itu.
Seiring proses pemeriksaan berlangsung, penyidik KPK juga melakukan penyegelan terhadap beberapa ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong guna mendukung penyelidikan lanjutan.
“Tentunya untuk kebutuhan dalam proses penyelidikan dan tim juga melakukan penyegelan beberapa ruangan,” ucap Budi. (P-*r/Zamir Ambia)


