Batam jadi motor ekonomi Kepri, pertumbuhan tembus 6,76 persen

Johanes Christiaan
Selasa, 10 Maret 2026
DAERAH EKBIS 0 272
2 menit membaca

PRIORITAS, 10/3/2026 (Batam): Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang 2025 dengan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year) tanpa migas. Angka ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada Senin (9/3/2026), pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau pada 2025 tercatat 5,88 persen, sementara pertumbuhan ekonomi nasional berada pada angka 5,11 persen.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Batam terus memperkuat perannya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi di kawasan barat Indonesia.

Selain mencatat pertumbuhan tertinggi, Batam juga menjadi penyumbang terbesar perekonomian Kepulauan Riau dengan kontribusi mencapai 66,44 persen terhadap total ekonomi provinsi pada 2025.


Kinerja ekonomi Batam didorong oleh meningkatnya aktivitas industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, transportasi dan logistik, serta arus investasi yang terus menguat. Struktur ekonomi berbasis manufaktur, perdagangan internasional, dan jasa logistik menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan daerah.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tanpa migas menunjukkan transformasi ekonomi Batam semakin bertumpu pada sektor industri dan investasi.

“Pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen tanpa migas menunjukkan bahwa mesin ekonomi digerakkan sektor produktif seperti industri manufaktur, perdagangan, logistik, serta investasi yang terus meningkat,” ujarnya.

Menurutnya, pengukuran pertumbuhan tanpa migas penting untuk menggambarkan kekuatan ekonomi daerah secara lebih nyata dan berkelanjutan, mengingat sektor migas sangat dipengaruhi fluktuasi harga energi global.

Fary menambahkan, posisi strategis Batam di jalur perdagangan internasional serta kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan dukungan infrastruktur, kemudahan investasi, dan konektivitas logistik internasional, Batam semakin memperkokoh perannya sebagai hub investasi dan industri berdaya saing global,” katanya. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan