Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB, tak lama setelah acara peresmian selesai. Sejumlah anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengawal kendaraan juga terlihat membagikan amplop berisi uang tunai serta kaos bergambar Presiden kepada warga yang berdiri di sepanjang sisi jalan.
Informasi yang diterima dari Beritasatu.com, Ajat Sudrajat (38), juru parkir yang telah bertugas di kawasan tersebut selama tiga tahun, termasuk di antara warga yang beruntung mendapatkan amplop berisi uang tunai sebesar Rp200.000. “Sekitar jam 12-an saat beliau pulang, banyak yang dapat amplop dan kaos. Dibagi ke kerumunan pedagang dan tukang ojol,” ujarnya.
Ajat mengaku uang tersebut digunakan untuk kebutuhan anaknya. “Dikasih anak buat makan, sisa Rp100.000 masih saya pegang,” katanya sambil tersenyum.
Ia menuturkan, dirinya tidak sempat berjabat tangan langsung dengan Presiden lantaran situasi di lokasi sangat ramai.
“Namanya uang, ada dorong-dorongan sedikit saat dibagikan, tetapi ini momen yang jarang terjadi. Sampai merinding lihat langsung presiden bagi-bagi,” tutur Ajat.
Setiap harinya, ia bekerja dari pagi hingga malam dan biasanya memperoleh penghasilan sekitar Rp150.000 per hari saat akhir pekan.
Sementara itu, Jamaluddin, seorang pedagang kaki lima, hanya mendapatkan kaos bergambar wajah Presiden karena tidak berhasil meraih amplop akibat padatnya kerumunan.
“Saya sudah di depan, tetapi tangan saya tertarik saat ambil amplop. Untungnya dapat kaosnya,” ujarnya.
Interaksi singkat tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Presiden Prabowo di Stasiun Tanah Abang Baru, yang baru direvitalisasi sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta.
Presiden Prabowo, Stasiun Tanah Abang, Pembagian Bantuan, Pedagang Kaki Lima, Pengemudi Ojek Daring, Paspampres, Bantuan Uang Tunai, Revitalisasi Transportasi. (P-Zamir)




No Comments