Trump: Dewan Perdamaian akan salurkan lebih dari lima miliar USD untuk Gaza

Zamir Ambia
Senin, 16 Februari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 16/2/26 (Jakarta): Presiden AS Donald Trump pada Minggu (14/2/26) mengatakan negara-negara anggota Dewan Perdamaian (BoP) akan mengumumkan komitmen pendanaan lebih dari lima miliar dolar AS untuk rekonstruksi Gaza, sekaligus penempatan ribuan personel pasukan stabilisasi dalam pertemuan di Washington pada Kamis (19/2/26).


“Pada 19 Februari 2026, saya akan kembali bergabung dengan anggota Board of Peace di Donald J. Trump Institute of Peace di Washington, D.C., di mana kami akan mengumumkan bahwa negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari 5 miliar dolar AS untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza,” ucap Trump di platform media sosialnya, Truth Social.

Trump menilai Dewan Perdamaian (BoP) memiliki potensi tanpa batas. Ia menyebutkan, pada bulan lalu, sekitar dua lusin anggota pendiri hadir bersamanya di Davos, Swiss, untuk menandai pembentukan lembaga itu sekaligus memaparkan visi bagi perlindungan warga sipil di Gaza dan, pada akhirnya, perdamaian dunia.

“Dewan Keamanan akan menjadi badan internasional paling berpengaruh dalam sejarah, dan merupakan kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai ketuanya,” imbuhnya.

Laporan rencana Indonesia


Pernyataan Trump disampaikan di tengah beredarnya laporan mengenai rencana Indonesia untuk mempertimbangkan pengerahan hingga 8.000 personel ke Gaza.

Pada bulan lalu, Gedung Putih mengumumkan pembentukan Komite Nasional Administrasi Gaza yang beranggotakan teknokrat, bertugas mengawasi proses transisi pemerintahan sebagai bagian dari rencana 20 poin Trump bagi wilayah terdampak konflik tersebut.

Kesepakatan gencatan senjata mengakhiri perang Israel di Gaza yang berlangsung selama dua tahun, menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina serta merusak sekitar 90 persen infrastruktur sipil. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan kebutuhan dana rekonstruksi mencapai sekitar 70 miliar dolar AS.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 601 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 1.600 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata mulai berlaku, demikian informasi diterima dari Xinhua. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan