
Korwas Dikda Sulut Machon Kantale S.Pd.M.Pd saat memberikan materi pembelajaran Mendalam pada Pertemuan MKKS- SMA se- Kota Manado. (‘Courtesy’ Sulutnews)PRIORITAS, 14/8/26 (Manado): Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 menjadi perhatian serius kepala SMA se-Kota Manado. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Kota Manado membahas kesiapan menghadapi agenda akademik tersebut.

Pertemuan itu menjadi ruang koordinasi bagi para kepala sekolah. Mereka membahas langkah persiapan agar pelaksanaan TKA berjalan lebih optimal. Selain itu, forum tersebut mendorong sekolah meningkatkan hasil belajar peserta didik.
TKA menjadi salah satu agenda penting dalam evaluasi kemampuan akademik siswa. Karena itu, sekolah perlu menyiapkan peserta didik secara terarah. Persiapan tidak hanya berfokus pada latihan soal, tetapi juga pada penguatan proses pembelajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Korwas menekankan pentingnya peningkatan capaian siswa. Targetnya jelas, hasil TKA tahun ini harus lebih baik daripada capaian sebelumnya.

Arahan tersebut menjadi perhatian para kepala SMA di Kota Manado. Sekolah perlu mengevaluasi berbagai faktor yang memengaruhi hasil akademik peserta didik. Selanjutnya, hasil evaluasi dapat menjadi dasar untuk menyusun strategi pembelajaran.
Peningkatan nilai juga membutuhkan kerja bersama. Kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua perlu membangun komunikasi yang lebih intensif. Dengan demikian, persiapan TKA dapat berjalan secara konsisten.
Upaya tersebut sejalan dengan perhatian Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara terhadap peningkatan mutu pendidikan. Situs resmi dinas tersebut mencantumkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu misi utama. (Dinas Pendidikan Sulawesi Utara)
Sekolah juga perlu memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa. Kedua kemampuan tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik.
Selain itu, guru perlu mengenali kemampuan setiap peserta didik. Dengan pemetaan tersebut, sekolah dapat memberikan pendampingan sesuai kebutuhan siswa. Strategi ini juga membantu sekolah mengidentifikasi materi yang masih menjadi kendala.
Kepala sekolah kemudian memiliki peran penting dalam mengawal program persiapan. Mereka perlu memastikan guru menjalankan program secara terukur. Evaluasi berkala juga diperlukan agar sekolah mengetahui perkembangan kemampuan siswa.
Kolaborasi antarsekolah melalui MKKS dapat memperkuat langkah tersebut. Para kepala sekolah dapat bertukar pengalaman dan membahas strategi yang efektif. Dengan begitu, setiap sekolah tidak perlu menghadapi tantangan persiapan secara sendiri-sendiri.
Dorongan peningkatan nilai menunjukkan bahwa sekolah tidak boleh hanya mempertahankan capaian lama. Sekolah harus mencari cara baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pemanfaatan data hasil belajar juga dapat membantu sekolah menyusun program yang lebih tepat. Guru dapat melihat materi yang belum dikuasai siswa. Selanjutnya, sekolah dapat memberikan pengayaan atau pendampingan tambahan.
Persiapan juga perlu memperhatikan kesiapan siswa menghadapi pola asesmen. Guru dapat membiasakan siswa membaca soal secara cermat. Kemampuan memahami perintah soal menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Langkah itu semakin relevan karena pemerintah terus mendorong transformasi pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menempatkan peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian penting kebijakan pendidikan nasional. (Kemendikdasmen)
Pertemuan MKKS SMA se-Kota Manado akhirnya tidak sekadar menjadi forum rutin. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah menghadapi TKA 2026.
Para kepala sekolah dapat menyusun strategi sesuai kondisi masing-masing satuan pendidikan. Namun, target peningkatan hasil tetap menjadi perhatian bersama. Setiap sekolah perlu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.
Dengan koordinasi yang kuat, persiapan TKA diharapkan berjalan lebih terarah. Sekolah juga dapat memperkuat pendampingan siswa menjelang pelaksanaan asesmen.
Pada akhirnya, target peningkatan nilai membutuhkan kerja nyata sejak proses pembelajaran. Karena itu, sekolah perlu bergerak lebih awal dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
Target tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh SMA di Kota Manado. Jika sekolah mampu memperkuat kolaborasi, hasil TKA 2026 diharapkan dapat menunjukkan peningkatan.

