Tarif bagasi ‘speedboat’ jadi sorotan, KSOP Ternate tantang warga buktikan dugaan pungli

Sem Muhaling
Minggu, 16 Agustus 2026
DAERAH 0 264
3 menit membaca

PRIORITAS, 15/08/26 (Ternate): Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate meminta masyarakat segera melapor jika menemukan petugasnya terlibat pungutan liar (pungli).


Kepala KSOP Kelas II Ternate Rushan Muhammad bahkan meminta warga menyertakan bukti jika menemukan dugaan pungli dalam pembayaran bagasi penumpang.

“Kalau keluhan warga menyebut ada petugas syahbandar melakukan pungli, segera lapor kepada saya disertai bukti,” kata Rushan dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Sabtu.

Pernyataan tersebut muncul setelah kebijakan tarif bagasi barang bawaan penumpang di Terminal Pelabuhan Armada Semut Mangga Dua mendapat sorotan masyarakat.


KSOP tegaskan bukan pengelola tarif bagasi

Rushan menegaskan petugas KSOP tidak mengelola ataupun menarik tarif bagasi penumpang. Menurut dia, kebijakan tersebut menjadi kewenangan perusahaan pelayaran melalui Koperasi PT Semut Mutiara Mangga Dua. Pengelolaan bagasi berlangsung di Pelabuhan Armada Semut Mangga Dua, Kecamatan Ternate Selatan.

Sementara itu, KSOP menjalankan fungsi pengawasan serta memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Rushan juga mengatakan petugas koperasi bertugas menimbang barang bawaan penumpang. Ia mengaku sudah mengecek kondisi di lapangan. Menurutnya, pihaknya tidak menemukan pungli seperti yang jadi pembicaraan ramai di masyarakat.

Tarif bagasi Rp2.000 per kilogram

Melansir Antara News, Ketua Koperasi PT Semut Mutiara Mangga Dua Iksan Adam menjelaskan alasan penerapan tarif bagasi.

Menurut Iksan, pihaknya menerima keluhan penumpang mengenai biaya barang bawaan yang sebelumnya dibayarkan langsung kepada nakhoda speedboat. Koperasi kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk KSOP Kelas II Ternate.

Pihak koperasi juga melakukan uji coba dan sosialisasi sejak awal 2026 sebelum menerapkan tarif tersebut sekitar empat bulan terakhir.

Tarif bagasi yang berlaku mencapai Rp2.000 per kilogram. Namun, penumpang tetap memperoleh jatah bagasi gratis hingga 10 kilogram per orang.

Iksan mengatakan kebijakan itu juga bertujuan membantu meningkatkan pendapatan anak buah kapal dan nakhoda speedboat.

Tiket masih Rp63 ribu, koperasi minta penyesuaian

Saat ini, tarif tiket speedboat rute Ternate-Sofifi masih sebesar Rp63.000 per orang.

Menurut Iksan, seluruh dana tarif bagasi yang terkumpul diserahkan kepada nakhoda speedboat.

Speedboat rute Ternate-Sofifi memiliki kapasitas angkut sekitar dua ton. Kapal tersebut dapat mengangkut hingga 18 penumpang, dua ABK, dan satu nakhoda.

Koperasi sebelumnya telah mengusulkan kenaikan tarif tiket kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara sejak 2024. Namun, usulan tersebut belum terealisasi.

Iksan mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak ikut memengaruhi biaya operasional transportasi laut.

Karena itu, ia mempertanyakan kesejahteraan ABK dan nakhoda jika tarif tiket tidak mengalami penyesuaian.

Di tengah polemik tarif bagasi tersebut, KSOP Ternate meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan dugaan pungli oleh petugasnya.

Rushan memastikan pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan yang memiliki bukti sesuai ketentuan yang berlaku. (P-*Ant/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan