Tonton Youtube BP

Sulut mendunia, tegaskan sebagai gerbang wisata internasional

Wilson Lumi
1 Nov 2025 17:15
3 minutes reading

Buka rute baru Incheon-Manado, Eastar Jet harapan baru Pariwisata Sulawesi Utara

PRIORITAS, 1/11/25 (Manado): Suasana Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado tampak berbeda pada Senin pagi, awal pekan ini. Suara mesin Boeing 737-800 milik maskapai asal Korea Selatan, Eastar Jet, mengudara lembut di langit Nyiur Melambai, mengumandangkan babak baru bagi pariwisata Sulawesi Utara.

Para kru Eastar Jet berjalan beriringan dengan sejumlah wisatawan asal Korea Selatan, disambut senyum hangat dan sapaan khas masyarakat Manado. Inilah momen bersejarah — penerbangan perdana rute langsung Incheon–Manado yang mempertemukan dua negeri, dua budaya, dalam semangat pariwisata.

Kehadiran rute baru ini disambut hangat oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Turut hadir dalam penyambutan tamu perdana dari Negeri Ginseng itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, serta sejumlah pejabat daerah.

Konektivitas udara, kunci pariwisata maju

Ni Made Ayu Marthini menegaskan, pembukaan rute ini merupakan langkah penting memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Rute baru ini diharapkan memperluas akses wisatawan mancanegara ke Indonesia Timur, terutama destinasi unggulan seperti Bunaken, Likupang, dan Manado,” ujar Made dalam keterangan resminya kepada Berita Prioritas, di Jakarta, Jumat (31/10/25).

Ia menjelaskan, Eastar Jet akan melayani dua kali penerbangan per minggu dari Incheon menuju Manado, menggunakan pesawat Boeing 737-800 berkapasitas 180 penumpang.

Menurut Made, konektivitas udara menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan Eastar Jet membuka rute baru ini. Kemenpar siap berkolaborasi dalam promosi terpadu agar Manado menjadi destinasi favorit wisatawan Korea,” tambahnya.

Kehadiran penerbangan langsung ini diharapkan menjadi catalyst bagi peningkatan kunjungan wisatawan asal Korea Selatan. Negara tersebut termasuk salah satu pasar utama dengan pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir.

Wisatawan Korea dikenal memiliki minat tinggi terhadap wisata bahari, kuliner, golf, serta pengalaman alam tropis yang autentik — semua hal yang dapat ditemukan di Sulawesi Utara.

“Rute Incheon–Manado juga memperkuat upaya pemerintah dalam mencapai target 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2025,” ujar Made.

Dampak ekonomi dan citra global Manado

Tak hanya memperkuat sektor pariwisata, penerbangan langsung ini juga membuka peluang baru bagi investasi dan ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan asing secara rutin diprediksi menggairahkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara.

Langkah Eastar Jet ini sekaligus menegaskan bahwa Manado bukan lagi sekadar pintu gerbang Indonesia Timur, melainkan destinasi dunia yang semakin diminati. Dengan waktu tempuh sekitar lima jam penerbangan dari Seoul, pesona laut biru Bunaken kini terasa semakin dekat bagi wisatawan Korea Selatan.

“Kami ingin menjadikan rute ini sebagai penghubung yang tidak hanya mempertemukan dua negara, tapi juga dua budaya yang sama-sama mencintai laut, alam, dan keramahan,” tutup Made.

Dengan terhubungnya langit Incheon dan Manado, semangat pariwisata Indonesia kian terbang tinggi. Sebab di setiap kursi penumpang Eastar Jet, ada harapan baru — agar lebih banyak mata dunia menatap keindahan timur Nusantara. (P-bwl)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x