Arsip foto – Sejumlah warga mengantre membeli kebutuhan pokok dari mobil pasar murah keliling di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (7/3/2025), bagian dari lebih 290 agenda pasar pangan murah Pemprov DKI Jakarta selama Ramadhan 1446 Hijriah/2025 di kantor lurah, kantor wali kota, rumah susun, dan kawasan permukiman. (Courtesy of Antara)PRIORITAS, 11/2/26 (Jakarta): Lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah diantisipasi Perumda Pasar Jaya dengan menggandakan pasar murah hingga 500 kali untuk menjaga harga tetap stabil dan daya beli warga Jakarta.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengendalian pasokan selama periode Ramadan.
“Ini bagian dari upaya kami menjaga stabilitas pasokan dan harga selama Ramadhan,” ungkap Agus dalam acara “Balkoters Talk” bertajuk Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/26).
Jumlah pasar murah tahun ini meningkat hampir dua kali lipat dibanding 2025 yang tercatat sekitar 250 kali kegiatan.
“Tahun lalu pasar murah sekitar 250 kali, tahun ini kami tingkatkan hampir 100 persen menjadi kurang lebih 500 kali,” ujarnya.
Selain pasar murah, bazar pangan telah digelar sepanjang Februari di seluruh kelurahan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan serta di 116 gerai Pasar Jaya.
Bazar besar juga akan kembali digelar di Balai Kota pada pekan kedua Ramadan bekerja sama dengan PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) dan Perumda Dharma Jaya.
Pasar Jaya juga menyiapkan paket sembako dan paket hari raya dengan harga Rp100.000 hingga Rp300.000 sebagai alternatif belanja hemat menjelang Lebaran.
“Kami siapkan paket sembako dan paket hari raya dengan harga terjangkau agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih ringan,” pungkas Agus. (P-Khalied M)