Petugas merazia pengunjung di diskotik kawasan Kota Medan, belum lama ini. (Foto: Int)PRIORITAS, 9/11/2025 (Banda Aceh): Sebuah kabar yang berembus dari Kota Medan mendadak mengusik ketenangan publik Simeulue. Di sejumlah grup WhatsApp warga, hingga linimasa media sosial lokal, ramai dibicarakan seorang oknum unsur pimpinan DPRK Simeulue yang disebut ikut terjaring razia di sebuah tempat hiburan malam. Yang lebih mengejutkan, hasil pemeriksaan awal Polda Sumatera Utara dikabarkan menunjukkan indikasi penggunaan narkoba.
Dalam sekejap, kabar ini menyulut kegaduhan sekaligus kekecewaan. “Ini sangat memalukan, dia sedang berada di tempat hiburan dan tertangkap razia polisi,” ujar seorang warga Simeulue, Jumat, 7 November 2025. Suara publik menggema: bagaimana mungkin seorang wakil rakyat yang sedang melakukan perjalanan dinas justru berurusan dengan razia aparat?
Di tengah derasnya reaksi masyarakat, Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRK Simeulue tak tinggal diam. Lembaga yang bertugas menjaga etika dan martabat dewan itu langsung menggelar rapat khusus untuk menindaklanjuti isu yang sedang hangat.
Andi Darmili, anggota DPRK Simeulue yang mewakili BKD bersama ketua dan sekretaris, memastikan bahwa pihaknya merespons serius kegaduhan ini. “Serahkan kepada kami, pasti akan diperhatikan setiap aspirasi warga,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada publik dan media yang telah menyuarakan perhatian terhadap dugaan pelanggaran tersebut. “Ini jadi bahan bagi kami BKD. Terima kasih banyak,” kata politisi Golkar itu.
Andi menegaskan, setiap perjalanan dinas harus membawa manfaat bagi masyarakat Simeulue, bukan menciptakan polemik. Ia meminta publik untuk tetap tenang sambil menunggu hasil klarifikasi resmi dan langkah-langkah yang akan diambil BKD. “Warga tenang dulu, biar ini urusan kami,” tutupnya.
BKD berkomitmen memproses informasi itu secara objektif, mengikuti mekanisme etik dewan yang berlaku. Di tengah gelombang viral dan opini publik yang terus berkembang, lembaga itu berupaya menjaga satu hal: martabat DPRK Simeulue dan kepercayaan masyarakat yang selama ini mereka emban. (P-red/int/mu)
No Comments