Foto ilustrasi polisi mengamankan demo. (Dok/Antara)PRIORITAS, 18/8/26 (Jakarta): Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan 6.962 personel untuk mengamankan demonstrasi mahasiswa di sejumlah lokasi Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).
Polisi menempatkan ribuan personel di sejumlah titik untuk mengantisipasi dinamika massa selama demonstrasi. Petugas menjaga kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda, serta sejumlah ruas jalan utama.
Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti demonstrasi tersebut. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan sejumlah elemen mahasiswa turut menyampaikan aspirasi terkait kondisi pemerintahan dan kebijakan publik.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung meminta anggotanya mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif saat mengawal demonstrasi.
“Saya titip kepada seluruh personel, adik-adik mahasiswa adalah keluarga kita. Mereka bukan lawan, melainkan warga masyarakat yang harus kita layani, kita jaga, dan kita amankan dengan sebaik-baiknya,” ucap Reynold, dikutip dari Beritasatu.
Reynold memastikan polisi tidak membekali petugas dengan senjata api selama pengamanan. Ia juga meminta seluruh anggota mengikuti prosedur dan menjalankan tugas dalam satu komando.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung pada BEM UI akan berangkat melakukan aksi di DPR RI, Selasa (18/8/26). (Liputan6)
Polisi juga mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi. Petugas dapat menerapkan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi di lapangan.
Reynold meminta peserta demonstrasi menjaga ketertiban karena kawasan Bundaran HI menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Polisi mengawal demonstrasi untuk menjaga penyampaian pendapat tetap aman dan tertib serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan. (P-Zamir)