Polda Kepri cek lapangan, antisipasi lonjakan harga beras di Batam

Johanes Christiaan
Sabtu, 10 Januari 2026
DAERAH 0 436
1 menit membaca

PRIORITAS, 10/1/2026 (Batam): Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Silvester Simamora, memastikan pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memantau harga beras di pasaran Batam.

Informasi yang diterima dari Polda Kepri, Sabtu (10/1/2026) menyebut, langkah ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait kenaikan harga beras yang dinilai semakin memberatkan.

Silvester menegaskan, pemantauan dilakukan untuk memastikan harga beras tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah serta mencegah potensi pelanggaran, seperti permainan harga dan penimbunan.

Meski demikian, ia menekankan kepolisian tidak memiliki kewenangan mengatur harga pasar. “Kami akan cek langsung ke lapangan agar tidak terjadi simpang siur di masyarakat. Kami hanya melakukan pengawasan,” ujar Silvester.

Ia mengakui, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan kerap terjadi usai perayaan Natal dan menjelang Ramadan. Karena itu, Ditkrimsus Polda Kepri akan terus mencatat dan memantau perkembangan harga guna memastikan lonjakan masih dalam batas wajar dan sesuai ketentuan.

Sebelumnya, harga beras di Batam dilaporkan naik hingga tiga sampai empat kali dalam dua bulan terakhir, dengan kenaikan berkisar Rp1.500 hingga Rp3.000 per kilogram.

Saat ini, harga beras termurah berada di kisaran Rp13.500 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp11.500 per kilogram. Kenaikan tersebut dirasakan memberatkan masyarakat dan pelaku usaha kecil. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025