Edwin van der Sar (kanan) saat berbincang dengan mantan Arsitek Manchester United Erik ten Hag. Courtessy Beritasatu.com/AFPPRIORITAS, 21/3/26 (Belanda): Edwin van der Sar, legenda hidup Manchester United dan Ajax Amsterdam, mendadak jadi sorotan tajam netizen di media sosial. Mantan kiper timnas Belanda tersebut mengunggah poster ucapan Eid Mubarak, namun logo dan tautan yang mengarah ke platform taruhan terpampang jelas dalam unggahan tersebut.
Ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H tersebut dinilai tidak etis karena disisipi pesan sponsor dari situs judi online (judol). “Idulfitri adalah tentang kebersamaan dan rasa syukur. Bersama #SBOBET, saya mengucapkan selamat hari raya yang penuh sukacita dan kedamaian kepada semua yang merayakannya. Semoga momen istimewa ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan momen-momen berharga bersama orang-orang terkasih,” tulis Edwin van der Sar di akun X miliknya, Sabtu (21/3/2026).
Ucapan itu langsung memicu reaksi keras, terutama dari penggemar di Indonesia yang menilai langkah tersebut sangat kontradiktif dengan nilai-nilai hari raya. Kolom komentar media sosial Van der Sar pun seketika dibanjiri kritik pedas hingga sindiran jenaka dari netizen.
Ada yang salah di iklan
Akun @GalihHirmawan misalnya, mengekspresikan keheranannya dengan gaya bahasa khas tongkrongan. “Ngucapin Lebaran pake sponsor judol wkwk. Muke gile lu Win, hahaaa,” tulisnya. Senada dengan itu, akun @adriesugoi merasa ada yang salah dengan penempatan iklan tersebut di hari yang suci. “Bolehh ajee ngucapin, tetapi jujur janggal sih ye. Masa diselipin sponsor begituan Dul (Edwin),” cuitnya.
Kritik paling tajam datang dari netizen yang mengingatkan bahwa judi atau betting adalah hal yang terlarang (haram) dalam ajaran Islam, sehingga sangat tidak pantas disandingkan dengan ucapan Idulfitri. Akun @Abrarraden mempertanyakan logika di balik unggahan tersebut, “Kenapa Anda mempromosikan platform judi untuk perayaan Idulfitri? Judi itu haram dalam Islam.”
Peringatan serupa juga datang dari @MIT_PSbg yang menyindir momen turunnya tunjangan hari raya (THR) dengan ajakan bertaruh. “Abis dapet THR Lebaran disuruh masang ini teh? Haraammmm Win, harammmm!” tegasnya. Banyak penggemar merasa kecewa karena sosok sekelas Van der Sar, yang memiliki reputasi besar di dunia sepak bola, dianggap kurang sensitif terhadap konteks budaya dan agama.
Akun @mynameisbaiquni mengungkapkan rasa tidak percayanya, “Seumur hidup saya tidak pernah membayangkan kata ‘Eid Mubarak’ dan ‘situs judi’ berada dalam satu kalimat.” Dilansir Beritasatu.com, hingga berita ini diturunkan, pihak Edwin van der Sar belum memberikan klarifikasi resmi atau menghapus unggahan yang menjadi bola panas di kalangan pecinta sepak bola tersebut.(P-wr)