Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bicara soal ketersediaan energi dan pangan nasional kepada pers usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka Jakarta. (BPMI Setpres)PRIORITAS, 6/3/2026 (Jakarta): Meningkatnya kewaspadaan terhadap dinamika global dan potensi gangguan rantai pasok jelang Idulfitri, Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan pasokan energi dan pangan nasional tetap aman.
Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi berbagai kementerian dan lembaga untuk menjaga stabilitas distribusi, ketersediaan stok, serta ketahanan sektor strategis. Pemerintah menilai penguatan koordinasi menjadi kunci agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi dapat berjalan stabil di tengah berbagai tantangan global.
“Baik saya maupun Pak Zul sudah menyampaikan kepada Presiden, dari sektor energi maupun pangan terhadap harga-harga juga masih dalam kondisi yang terjangkau,” ujar Bahlil kepada pers usai mengikuti rapat terbatas memastikan kesiapan sektor energi dan pangan menjelang Idulfitri dengan Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta.
Dalam rapat tersebut, pemerintah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap ketersediaan stok serta stabilitas harga, agar masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran dengan tenang.
Menurut Bahlil, Presiden juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk terus memantau perkembangan situasi menjelang Lebaran, terutama terkait ketersediaan energi dan bahan pokok.
“Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan Lebaran, terutama menyangkut energi. BBM tidak boleh langka, kemudian LPG, serta pangan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga memastikan kondisi pasokan pangan nasional berada dalam situasi aman dengan harga yang relatif terkendali.
Ia juga menegaskan bahwa cadangan pangan nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi mencukupi meski ada dinamika konflik global. “Aman, stok aman. Kita beras cukup, stok sekitar 4 juta ton, lebih dari cukup,” ungkapnya.
Pemerintah memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap distribusi dan ketersediaan energi maupun pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Lebaran. (P-*/bwl)