Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terima Anugerah Pena Mas 2025 pada peringatan Hari Bela Negara

Johanes Christiaan
Rabu, 24 Desember 2025
3 menit membaca

PRIORITAS, 24/12/2025 (Bandung): Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Penghargaan Khusus Pena Emas kategori Kementrian/Lembaga Negara yang diselenggarakan oleh Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, penerimaan diwakili Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah bertempat di Le Royale Hotel Bandung, Jawa Barat, Senin (22/12/2025).

Penghargaan Pena Mas diberikan sebagai bentuk pengakuan atas program kerja nyata TNI di bawah kepemimpinan Panglima Agus Subiyanto. Satu diantaranya, dalam membantu pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta beberapa daerah lain di Indonesia.

FPRMI menilai TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat melalui operasi kemanusiaan, evakuasi korban, distribusi logistik, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Konsistensi tersebut dinilai sebagai wujud bela negara yang konkret dan berdampak langsung bagi rakyat.

Ketua Umum FPRMI, Bernadus Wilson Lumi dalam kesempatan itu menegaskan bahwa penghargaan Pena Mas merupakan simbol kepercayaan dan apresiasi organisasi tertinggi terhadap profesionalisme, integritas, serta dedikasi kepemimpinan Panglima TNI dalam menguatkan peran TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional.

Malam Apresiasi Bela Negara 2025 dan pemberian penghargaan Pena Mas kepada Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, di eL Royale Hotel Bandung, Senin (22/12/2025). (dok. FPRMI)

Sementara Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam sambutannya yang dibacakan Kapuspen TNI menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini konsisten menjaga profesionalisme jurnalistik serta menghadirkan pemberitaan yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

Menurutnya, melalui forum dan kegiatan pemberian apresiasi seperti ini, dapat mendorong ekosistem pers nasional agar semakin diperkuat sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

“Bela negara bukanlah sekadar slogan, melainkan panggilan nurani dan tanggung jawab seluruh warga negara, sesuai peran dan profesinya masing-masing. Pada era yang serba cepat ini, tantangan bela negara tidak hanya datang dalam bentuk ancaman fisik, tetapi juga hadir dalam bentuk perang informasi, disinformasi, polarisasi, serta upaya memecah belah persatuan melalui ruang digital yang luas,” ujar Kapuspen TNI.

Lebih lanjut Kapuspen TNI menegaskan bahwa kemitraan TNI dengan media merupakan kebutuhan strategis untuk membangun komunikasi publik yang akurat dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

Momentum pemberian penghargaan sperti ini dinilai sebagai simbol pengakuan atas daya juang pena dan kata-kata yang mampu mengangkat semangat kebangsaan. “Setiap karya jurnalistik yang memberi ruang bagi suara rakyat dan mengedepankan kebenaran, pada hakikatnya merupakan bagian dari bela negara. Karena itu, kegiatan apresiasi seperti ini patut kita dukung bersama,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Kapuspen TNI menegaskan komitmen TNI untuk terus menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas informasi publik, sekaligus memperkuat sinergi yang konstruktif dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“TNI berkomitmen untuk terus mengedepankan keterbukaan informasi publik sesuai ketentuan, membangun komunikasi yang sehat, dan menjaga hubungan kemitraan yang profesional dengan insan pers,” pungkasnya.

Acara Apresiasi Bela Negara FPRMI ini dihadiri para pemimpin redaksi media nasional, tokoh masyarakat, serta perwakilan institusi negara. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen pers dan TNI untuk terus bersinergi mengabdi kepada masyarakat demi Indonesia yang tangguh dan berdaulat.

Sebanyak 60 tokoh nasional, perwakilan kementerian dan lembaga negara, kepala daerah, institusi pendidikan, hingga dunia usaha menerima Penghargaan Apresiasi Bela Negara (ABN) 2025 yang diselenggarakan Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI). Penghargaan ABN 2025 diberikan kepada individu dan institusi yang dinilai konsisten menanamkan serta mengimplementasikan nilai-nilai bela negara di berbagai sektor kehidupan. (P-FPRMI/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025