New York dan New Jersey umumkan keadaan darurat akibat badai salju

Jeffry Wuisan
Minggu, 28 Desember 2025
3 menit membaca

PRIORITAS, 28/12/25 (New York): Pemerintah negara bagian New York dan New Jersey mengumumkan keadaan darurat,  setelah badai salju Devin menghantam sejumlah bandara dan mengganggu puluhan ribu penerbangan.

Menurut informasi yang diperoleh Beritaprioritas.com, hari Minggu (28/12/25), lebih dari 1.800 penerbangan telah dibatalkan dan sekitar 20.000 lainnya ditunda di seluruh wilayah timur laut AS itu, karena badai musim dingin yang dahsyat.

Gubernur New York dan New Jersey mengumumkan keadaan darurat, mendesak para pelancong untuk memantau kondisi cuaca dan penutupan jalan serta mengikuti protokol keselamatan.

Kondisi cuaca buruk ini terjadi saat jutaan penumpang melakukan perjalanan melintasi negara,  untuk liburan Natal dan Tahun Baru.

Data dari Administrasi Keamanan Transportasi, menyebutkan  badai dahsyat itu datang saat perjalanan tersibuk di musim liburan, dengan 2,86 juta pelancong diperkirakan akan menggunakan peswat udara pada hari Minggu.

Di Michigan, lebih dari 30.000 rumah dan bisnis mengalami pemadaman listrik, karena es menumpuk di pepohonan dan saluran listrik.

Para penumpang terpaksa tidur di kursi bandara JFK Amerika Serikat setelah lebih 1800 penerbangan dibatalkan dan 20 ribu lainnya terganggu akibat badai salju.(@imvips)

Salju setengah meter

Para peramal cuaca memperkirakan salju akan turun hingga setebal sekitar 11 inci atau hampir setengah meter, dengan akumulasi salju terberat diperkirakan terjadi di bagian utara wilayah metropolitan New York City dan New Jersey.

Dalam akhir pekan saja badai tersebut, salju di Kota New York sudah setebal 4,3 inci – terbanyak sejak tahun 2022.

Dampak dari gelombang salju itu telah dirasakan di bandara-bandara di seluruh negeri.  Sejak Jumat malam Badai tersebut telah menyebabkan gangguan signifikan dengan setidaknya 9.000 penerbangan dibatalkan atau ditunda, menurut layanan pelacakan penerbangan FlightAware.

Bandara Internasional John F. Kennedy, Bandara Internasional Newark Liberty dan Bandara LaGuardia telah mengeluarkan peringatan badai salju di media sosial.

Sky News melaporkan, kondisi cuaca buruk itu dapat menyebabkan gangguan penerbangan lebih lanjut.

Bandara San Francisco dan Orlando mengalami penundaan pernerbangan, karena salju tebal mulai turun sejak hari Jumat di Bandara Internasional Newark Liberty. Bandara-bandara di Florida juga mengalami ratusan penundaan penerbangan.

Pantau prakiraan cuaca

Wali Kota New York City, Eric Adams, memposting di X, mengatakan, “Benda putih itu akan datang, NYC! Kami siap menghadapi berapa pun jumlahnya.”

Ia kemudian membagikan sebuah unggahan yang menunjukkan truk penyebar garam dan mesin pembersih salju beroperasi penuh, membersihkan jalanan kota.

Gubernur New York, Kathy Hochul meminta semua orang untuk memantau prakiraan cuaca setempat dan menghindari perjalanan yang tidak perlu.

“Jika Anda harus bepergian, rencanakan terlebih dahulu, lakukan dengan perlahan, dan sisihkan banyak waktu untuk sampai ke tempat tujuan Anda dengan aman,” kata Gubernur New York, Kathy Hochul.

Gubernur New Jersey, Tahesha Way, mengatakan keadaan darurat di seluruh negara bagian karena badai salju yang parah, dengan potensi kondisi jalan yang licin.

“Harap pantau pembaruan resmi dan hindari bepergian kecuali jika diperlukan. Tetap aman, New Jersey!”, katanya di X.

Layanan Cuaca Nasional memperkirakan salju setebal 6 hingga 11 inci akan turun dari wilayah New York bagian utara hingga Long Island, dengan kemungkinan mencapai 12 inci.

Terakhir kali New York City mengalami hujan salju lebat adalah pada tahun 2022, ketika salju setebal 8 inci turun di Central Park.

Departemen Sanitasi New York telah menyiapkan 700 juta pon garam untuk mengatasi jalanan yang beku.

Selain salju, badai itu juga membawa lapisan es setebal lebih dari sepertiga inci di beberapa bagian Maryland barat dan Pennsylvania, menurut AccuWeather.”

Menurut Badan Layanan Cuaca Nasional, jumlah salju yang turun di beberapa bagian wilayah Timur Laut dalam 24 jam sudah cukup mencengangkan.

Di Parish, New York salju sudah setebal 12 inci. New Milford, Connecticut: 10,5 inci. Di  Equinunk, Pennsylvania setebal 8 inci. Southampton, Massachusetts: 5,5 inci, Lyndhurst, New Jersey: 5 inci dan Central Park, Kota New York: 4,3 inci.(P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025