Masih di atas Thailand dan Filipina, pertumbuhan ekonomi RI salah satu terbaik se-Asia Tenggara

Jeffrey Rawis
Sabtu, 8 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/8/26 (Jakarta): Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 mencapai 5,45 persen. Ini menjadi salah satu yang terbaik dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, dengan Vietnam teratas.


Data yang berhasil dihimpun Beritaprioritas.com dari berbagai sumber menunjukkan, adapun pertumbuhan ekonomi semester 1 2026 di kawasan Asia Tenggara bervariasi.

Yakni, Vietnam tumbuh 8,18 persen, Malaysia 5,6 persen (gabungan Q1 dan estimasi Q2), Singapura 6,0 persen (data Q1), Thailand 2,8 persen (data Q1), dan Filipina rata-rata semester 1 sekitar 2,6 persen (Q1 2,8 persen dan Q2 2,3%p persen).

Di kwartal 2 tetap positif


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tetap relatif positif di level 5,29 persen.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Courtesy Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Airlangga juga menyebutkan, angka tersebut menjadi salah satu yang terbaik dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Ia mengatakan, kondisi perekonomian global saat ini masih menghadapi beragam tantangan. Salah satunya konflik geopolitik yang berlangsung dalam waktu panjang, termasuk di Ukraina dan kawasan Timur Tengah.

“Ini tekanan dari konflik global belum mereda dan kelihatan konflik di Ukraina ini relatif panjang,” ungkap Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (5/8/26) lalu.

Di samping konflik geopolitik, perang dagang yang dilakukan sejumlah negara juga masih menjadi tantangan. Kendati demikian, Airlangga menyebut kondisi ekonomi Indonesia masih relatif terjaga dan mampu bertahan di atas 5 persen.

Masih lebih rendah dibandingkan dengan Vietnam

Juga Airlangga menuturkan, jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 masih tergolong baik. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan Vietnam.

Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 mencapai 5,45 persen.

“Sehingga dengan pertumbuhan 5,45 persen sepanjang satu semester, ini juga di antara negara lain termasuk di ASEAN itu salah satu adalah top,” ujarnya lagi..

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tumbuh 5,29 petsen secara tahunan (year on year) dibandingkan dengan kuartal II 2025. Jika dibandingkan dengan kuartal I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 3,73 persen secara kuartalan (quarter to quarter).

Kemudian, demikian Beritasatu.com melansir, BPS mencatat produk domestik bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku pada kuartal II 2026 mencapai Rp6.552,1 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp3.576,2 triliun. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh 5,45 persen dibandingkan dengan semester I 2025. (P-*/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan