Foto ilusrasi LeBron James mengenakan ‘jersey’ Philadelphia 76ers. (Instagram @espn)PRIORITAS, 18/8/26 (Jakarta): Philadelphia 76ers memasuki musim NBA 2026-27 dengan ekspektasi tinggi setelah mendatangkan LeBron James dan Jaylen Brown dalam satu offseason. Keduanya bergabung dengan Joel Embiid, Tyrese Maxey, serta V.J. Edgecombe untuk membentuk salah satu komposisi pemain paling bertabur bintang di NBA.
Kepindahan LeBron menjadi salah satu kejutan terbesar offseason. Pemain berusia 41 tahun itu meninggalkan Los Angeles Lakers dan menandatangani kontrak dua tahun senilai sekitar US$8 juta bersama Sixers. LeBron menyebut dirinya masih mampu membantu Philadelphia bersaing memperebutkan gelar juara.
Philadelphia lebih dulu mendapatkan Jaylen Brown melalui pertukaran dengan Boston Celtics. Brown membawa pengalaman sebagai juara NBA dan peraih Finals MVP. Kehadirannya menambah kekuatan ofensif sekaligus pengalaman menghadapi tekanan playoff.
Di lini depan, LeBron akan bermain bersama Joel Embiid. Kombinasi keduanya menjadi salah satu faktor utama yang membuat Sixers masuk dalam kandidat kuat juara. Embiid juga semakin termotivasi setelah manajemen Philadelphia mendatangkan LeBron dan Brown untuk memperkuat tim.
Sixers juga memiliki Tyrese Maxey dan V.J. Edgecombe. Maxey menjadi salah satu motor utama permainan Philadelphia, sedangkan Edgecombe memasuki musim keduanya setelah menunjukkan potensi besar sebagai pemain muda. Komposisi tersebut memberikan Philadelphia perpaduan pengalaman, kemampuan mencetak angka, dan energi pemain muda.

Philadelphia 76ers juga mendatangkan Jaylen Brown, ‘small forward’ dari Boston Celtics. (Dok/The Philadelphia Inquirer)
Meski memiliki banyak bintang, kondisi tersebut tidak otomatis menjamin gelar. Nick Nurse harus menemukan pembagian peran yang tepat. LeBron, Brown, Maxey, dan Embiid sama-sama membutuhkan bola dalam situasi tertentu sehingga chemistry, spacing, serta distribusi menit menjadi faktor penting sepanjang musim.
Kondisi fisik Embiid juga menjadi perhatian. Philadelphia membutuhkan sang center tetap sehat hingga playoff, sementara kedalaman posisi center cadangan masih menjadi salah satu pertanyaan dalam roster. Jika Embiid kembali mengalami masalah kebugaran, beban LeBron, Brown, dan Maxey berpotensi meningkat.
Di sisi lain, LeBron memberikan pengalaman dan kemampuan menciptakan peluang bagi rekan setim. Kemampuannya mengatur serangan dapat membantu Maxey dan Brown bermain lebih agresif, sekaligus memberikan opsi tambahan bagi Embiid ketika menghadapi pertahanan lawan.
Musim 2026-27 akan menjadi ujian besar bagi Sixers. Dengan LeBron James, Jaylen Brown, Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan V.J. Edgecombe, Philadelphia memiliki materi pemain untuk bersaing di papan atas NBA.
Kesimpulannya, akankah Sixers menjadi juara NBA 2027? Peluang tersebut terbuka, tetapi gelar tidak ditentukan hanya oleh nama besar. Chemistry antarpemain, kebugaran, kedalaman skuad, serta performa di playoff akan menentukan apakah superteam Philadelphia mampu membawa LeBron meraih cincin NBA kelima. (P-*r/Zamir Ambia)