KPK gelar OTT di Bengkulu, Bupati dan Wabup Rejang Lebong diamankan

Zamir Ambia
Selasa, 10 Maret 2026
Hukum NEWS 0 299
2 menit membaca

PRIORITAS, 10/3/26 (Jakarta): KPK mengamankan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, bersama sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (9/3/26). Wakil Bupati (Wabup) Hendri Praja juga termasuk pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Penindakan itu diduga berkaitan dengan praktik suap terkait pengadaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebutkan tim penindakan lembaga antirasuah mengamankan total 11 orang dalam operasi yang berlangsung di Bengkulu tersebut.

“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan yang dilakukan tim KPK pada 9 Maret 2026, tim mengamankan 11 orang. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan awal di Polres dan Polresta Bengkulu,” imbuh Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3/26).

Dari total 11 orang yang ditangkap, sembilan orang selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK. Dua di antaranya yakni Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Praja.

Suap proyek di lingkungan Pemerintah

Menurut Budi, OTT tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong sehingga dalam pemeriksaan secara intensif pagi ini para pihak yang diamankan didalami terkait konstruksi perkara tersebut,” ujarnya.

Selain menangkap sejumlah pihak, tim KPK turut mengamankan berbagai barang bukti dari lokasi operasi tangkap tangan. Barang bukti tersebut meliputi dokumen, barang bukti elektronik (BBE), serta sejumlah uang tunai yang diduga terkait dengan perkara itu.

Seiring proses pemeriksaan berlangsung, penyidik KPK juga melakukan penyegelan terhadap beberapa ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong guna mendukung penyelidikan lanjutan.

“Tentunya untuk kebutuhan dalam proses penyelidikan dan tim juga melakukan penyegelan beberapa ruangan,” ucap Budi. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025