Karyawan Kyria Rezeki tengah mengemas produk kerupuk olahan ikan di Kota Tanjungpinang, Kepri. (Antara)PRIORITAS, 24/12/2025 (Tanjungpinang): UMKM asal Kota Tanjungpinang, CV Kyria Rezeki, berhasil menembus pasar ekspor Singapura dengan produk unggulan berupa aneka kerupuk mentah berbahan olahan ikan laut.
Pemilik CV Kyria Rezeki, Bonak Chandra, mengatakan permintaan ekspor ke Singapura terjadi hampir setiap pekan, dengan volume tertinggi menjelang akhir tahun.
“Untuk persiapan Imlek, ekspor bisa mencapai dua kontainer melalui Batam,” ujarnya Chandra dalam keterangannya diterima Rabu ((24/12/25).
Usaha kerupuk ini dirintis sejak 1988 dengan peralatan sederhana. Seiring waktu, Kyria Rezeki berkembang pesat dan kini mempekerjakan 22 karyawan dengan kapasitas produksi mencapai lima ton per bulan. Produk yang dihasilkan meliputi kerupuk ikan, udang, cumi, hingga gonggong khas Tanjungpinang.
Selain ekspor, produk Kyria Rezeki juga dipasarkan di toko, swalayan, e-commerce, serta pusat oleh-oleh “Pondok Gong-Gong” di kawasan Bandara Raja Haji Fisabilillah. Omzet usaha ini tercatat mencapai sekitar Rp3 miliar per tahun dan telah mengantongi sertifikasi halal serta standar keamanan pangan internasional (HACCP).
Bonak mengapresiasi peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang yang aktif membina UMKM hingga mampu bersaing di pasar internasional. Ke depan, ia berharap produk Kyria Rezeki dapat menembus pasar ekspor negara lain selain Singapura. (P-Jeff K)