
Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar (Foto/Humas Kemnaker).
PRIORITAS, 13/2/2026 (Padang) : Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menyalurkan bantuan produktif senilai Rp30,3 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang, Kamis (12/2/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi pascabencana yang menyasar peningkatan kapasitas kerja serta penguatan kemandirian masyarakat.
Adapun rincian bantuan senilai Rp30,3 miliar itu meliputi pembangunan lima unit Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), paket pelatihan vokasi dan sertifikasi bagi 5.008 warga, program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) untuk 100 orang, serta 20 paket Padat Karya. Selain itu, Kemnaker juga menyalurkan bantuan tunai kepada 125 orang terdampak serta membangun dua unit sumur bor lengkap dengan mesin air.
Menaker Yassierli mengatakan, bantuan tersebut menjadi fondasi penting dalam proses pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.“Bantuan ini adalah lanjutan dari aksi tanggap darurat kita. Akhir Desember lalu relawan Kemnaker Peduli sudah bergerak dengan dapur umum dan logistik. Sekarang, kita masuk ke fase yang lebih krusial, yaitu recovery ekonomi,” ujarnya.
Untuk mempercepat proses pemulihan di Pulau Sumatera, Yassierli menegaskan bahwa seluruh Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) telah dikerahkan. Balai-balai pelatihan di Padang, Medan, hingga Banda Aceh menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat terdampak.“Fase recovery ini tidak sebentar. Harapan kita ekonomi segera pulih dan masyarakat kembali berdaya,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, Yassierli mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, serta masyarakat untuk bersinergi mempercepat pemulihan ekonomi sekaligus pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Barat.“Pemulihan pascabencana adalah kerja bersama. Keberhasilan program recovery ini sangat ditentukan oleh sinergi kita bersama,” pungkasnya. (P-Gio R)