
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberika keterangan pada wartawan. (Humas Polri)Pembentukan tim diharapkan memperkuat profesionalisme aparat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan membangun kepercayaan masyarakat. Agenda ini menjadi instrumen untuk memperbaiki hubungan institusi dengan publik secara berkelanjutan.
Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan rencana ini bagian dari aspirasi publik. Pernyataan tersebut menegaskan legitimasi politik atas kebijakan transformasi Polri.
Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan pada Kamis (11/9/25), Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan langsung aspirasi reformasi. Pertemuan selama tiga jam dengan Presiden Prabowo Subianto dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Agenda reformasi Polri yang ditetapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit menjadi jawaban konkret atas tuntutan publik. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, transformasi ini diarahkan menuju institusi modern, transparan, dan dipercaya. Fokus kebijakan reformasi Polri menandai komitmen institusional yang terukur dan berbasis akuntabilitas. (P-Khalied M)

