Foto ilustrasi stasiun yang sedang ramai. (Dok/Tempo.co)PRIORITAS, 16/2/26 (Jakarta): PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat peningkatan tajam volume penumpang selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 yang beririsan dengan periode menjelang Ramadan. Lonjakan kedatangan diperkirakan mencapai puncaknya pada Selasa (17/2/26).
KAI Daop 1 Jakarta memprediksi jumlah penumpang yang tiba pada hari puncak mencapai sekitar 36.000 orang. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan seluruh unsur operasional telah disiapkan untuk menjamin kelancaran arus kedatangan.
“Puncak keberangkatan telah terjadi pada Sabtu (14/2/2026). Kami memprediksi puncak kedatangan akan berlangsung pada Selasa (17/2/2026). Seluruh jajaran operasional telah kami siagakan untuk memastikan layanan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi pelanggan,” ujar Franoto dalam keterangan resminya, dikutip Senin (16/2/26).
Pada Rabu (18/2/26), arus kedatangan diperkirakan masih cukup padat dengan estimasi sekitar 30.000 penumpang. Proyeksi tersebut mengacu pada tren penjualan tiket serta kebiasaan masyarakat memanfaatkan libur panjang sebelum kembali ke aktivitas rutin.
Data arus keberangkatan
Mengacu pada data terbaru hingga Senin (16/2/26) pukul 09.00 WIB, puncak arus keberangkatan tercatat terjadi pada Sabtu (14/2/26) dengan jumlah 40.336 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta.
Capaian tersebut menunjukkan okupansi 100 persen kapasitas keberangkatan di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Tingkat keterisian dapat melampaui 100 persen akibat pola perjalanan dinamis, termasuk penumpang parsial dan penyesuaian kapasitas kursi per segmen perjalanan.
Pada Jumat (13/2/26), jumlah penumpang berangkat tercatat 39.301 orang dengan tingkat okupansi 99,3%. Sementara itu, penumpang yang tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 27.926 orang.
Peningkatan signifikan terjadi pada Sabtu (14/2/26). Selain mencetak rekor keberangkatan sebanyak 40.336 penumpang, jumlah kedatangan juga melonjak menjadi 33.482 orang, menandai tingginya pergerakan dua arah di awal libur panjang.
Memasuki Minggu (15/2/26), volume keberangkatan tercatat 35.027 penumpang dengan okupansi 87,6 persen. Pada hari yang sama, jumlah penumpang yang tiba mencapai 27.434 orang.
Adapun hari ini, jumlah penumpang berangkat tercatat 21.440 orang dengan tingkat keterisian 53,8 persen. Sebaliknya, penumpang yang tiba lebih tinggi, yakni 29.275 orang, menunjukkan pergeseran arus dari keberangkatan menuju arus balik, demikian informasi yang diterima dari Beritasatu.com. (P-Zamir)