Kadin sebut industri perkapalan jadi sektor kunci penggerak ekonomi nasional

Zamir Ambia
Rabu, 11 Februari 2026
EKBIS NEWS 0 390
2 menit membaca

PRIORITAS, 11/2/26 (Jakarta): Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan, sektor industri perkapalan dan pelayaran memiliki peran strategis serta berpotensi menjadi motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (11/2/26), mengungkapkan bahwa industri galangan kapal dan pelayaran menyimpan prospek besar karena karakteristiknya yang padat karya, padat usaha, serta didukung oleh teknologi.

Ia menambahkan, sektor tersebut juga mampu menghasilkan dampak berantai yang signifikan dan luas bagi perekonomian Indonesia.

“Dan ini menurut saya bisa meningkatkan daya saing Indonesia. Apalagi Indonesia mempunyai sumber daya manusia yang pemain-pemain industri maritim sekarang kekurangan,” ucap Anin, sapaan akrab.

Melampaui pertumbuhan ekonomi

Ia juga menyatakan, performa sektor pelayaran nasional tercatat melampaui laju pertumbuhan ekonomi secara umum.

“Kita melihat industri pelayaran ini tahun lalu tumbuh sebesar 8,8 persen, artinya lebih besar daripada PDB. Dan sektor pelayaran dan galangan kapal ini juga telah berkontribusi lebih dari 7,5 persen dari PDB kita. Dan ini belum menghitung industri penunjangnya. Jadi ini benar-benar penggerak ekonomi Indonesia,” tutur Anindya.

Anin menyampaikan, kebangkitan sektor maritim merupakan momen strategis untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan sekaligus memperkuat struktur industri dalam negeri.

Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo menyatakan bahwa industri galangan kapal dan pelayaran memiliki peluang besar menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat sifatnya yang padat karya dan melibatkan rantai aktivitas ekonomi yang luas.

Ia turut menegaskan perlunya optimalisasi dukungan kebijakan pemerintah guna mempercepat peningkatan kapasitas produksi domestik.

“Bahwa semua kapal milik Pertamina harus dibangun di dalam negeri,” tutur Hashim.

Berkompetisi secara sehat

Hashim juga mengimbau para pelaku industri untuk terus memperbaiki efisiensi serta mutu produksi agar dapat berkompetisi secara sehat.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah yang tengah menguat saat ini perlu dimaksimalkan sebaik mungkin.

“Dari pihak pemerintah sudah ada political will (kemauan politik), dari Presiden sudah ada political will. Ini tolong ya kawan-kawan, kita ambil kesempatan,” imbuh Hashim.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pemerintah berencana memberikan kemudahan dan insentif guna mendorong pembangunan kapal di dalam negeri.

“Menteri Keuangan akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada galangan kapal dan pelayaran yang dapat membangun kapal-kapal di dalam negeri. Dengan itu ada kemudahan-kemudahan. Kemudahan berupa apa? Biar masuk bisa jadi 0 persen untuk banyak komponen-komponen. Dan untuk kapal-kapal, kapal baru yang membeli, yang pesan juga nanti akan dapat insentif dan sebagainya. Kemudahan. Jadi saya kira ini tujuan dari Kadin sudah tercapai,” kata Hashim, demikian informasi yang diterima dari Antara. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025