Jadi petenis AS ketiga, Jessy Pegula juara di Dubai

Wolter Rumapar
Minggu, 22 Februari 2026
Tenis 0 556
2 menit membaca

PRIORITAS, 22/2/26 (Dubai): Petenis Amerika Serikat (AS) Jessica Pegula meraih gelar ke-10nya atau keempatnya di level WTA 1000. Pegula menjadi petenis Amerika ketiga yang memenangi gelar Dubai, bergabung dengan Lindsay Davenport dan juara tiga kali Venus Williams.

Pegula menjuarai Dubai Duty Free Tennis Championships 2026 setelah mengalahkan Elina Svitolina 6-2, 6-4 pada laga final, Sabtu (21/1) malam waktu setempat, untuk meraih gelar WTA 1000 keempatnya. Dikutip dari WTA, Minggu (22/2/26), kemenangan tersebut juga membuat Pegula mengunci gelar ke-10 dalam kariernya.

“Suasananya luar biasa, terutama dua malam terakhir, tidak hanya mendukung saya tetapi juga mendukung semua petenis putri di sini yang berkompetisi dan berjuang keras setiap hari sepanjang pekan,” kata Pegula seusai penyerahan trofi.

Hadiah ulang tahun

“Ini hadiah ulang tahun yang luar biasa bagi saya. Saya bisa merayakannya dengan terbang pulang dalam beberapa jam. Tapi saya sangat senang bisa pulang dengan trofi ini. Ini adalah pekan yang hebat,” kata Pegula. Di Dubai, Pegula meraih empat kemenangan atas petenis 20 besar dunia dalam satu turnamen untuk kedua kalinya dalam kariernya, setelah WTA Finals 2023.

Perjalanan pekan ini di Doha termasuk kemenangan atas Iva Jovic di babak 16 besar, Clara Tauson di perempat final, Amanda Anisimova di semifinal, dan akhirnya Svitolina di final. Itu merupakan kemenangan keenam Pegula dalam sembilan pertemuan dengan Svitolina, tetapi kemenangan yang pertama ketika keduanya berada di peringkat 10 besar.

Sejak gim pembuka kontra Svitolina, pertandingan berada di tangan Pegula. Dalam perjalanannya untuk unggul 3-0, kemdudian 4-1, 5-2 dan akhir unggulan 6-2 di set pertama dalam waktu 34 menit. Pegula menolak membiarkan Svitolina membangun momentum di set kedua. Setelah petenis Ukraina itu mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin untuk skor 2-1, Pegula membalas dengan mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin.

Dia kemudian menunjukkan pukulan forehand andalannya dan memadukannya dengan permainan net untuk mematahkan servis Svitolina dan unggul 3-2. Svitolina terus berjuang, menyelamatkan break point di masing-masing dua gim servis terakhirnya untuk terus memberikan tekanan. Namun, Pegula tidak pernah gentar. Ia melepaskan pukulan forehand winner terakhirnya, lalu menutup upayanya meraih gelar juara seperti dikutip Antara. (P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025