Israel hancurkan pusat komando utama militer Iran yang terletak di bawah tanah di Teheran.(idf)PRIORITAS, 6/3/26 (Jerusalem): Israel berhasil melumpuhkan pusat komando utama para pejabat senior Iran, yang terletak di bawah tanah kompleks kepemimpinan rezim Iran di Teheran.
Serangan penghancuran markas besar bawah tanah Iran itu, dilakukan sekitar 50 jet tempur Angkatan Udara Israel yang dipandu intelijen Direktorat Intelijen militer Israel.
Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF), bunker tersebut berfungsi sebagai pusat komando darurat yang aman bagi Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Militer Israel mengatakan fasilitas itu sengaja dibangun di bawah kompleks kepemimpinan rezim di pusat Teheran.
IDF mengatakan serangan terhadap bunker tersebut merupakan hasil upaya intelijen yang panjang melibatkan Divisi Penelitian Direktorat Intelijen serta Unit 8200 dan 9900.
Seperti dikutip Beritaprioritas.com hari Jumat (6/3/26), militer Israel mengatakan pemetaan struktur bawah tanah memungkinkan serangan tepat sasaran yang dilakukan dengan lebih dari 100 amunisi.
Pusat Komando utama tersebut dirancang untuk memungkinkan kepemimpinan terus mengarahkan operasi militer selama keadaan darurat.
IDF mengatakan kompleks bawah tanah itu membentang di bawah beberapa jalan dan mencakup banyak pintu masuk dan ruang pertemuan, yang digunakan oleh anggota senior kepemimpinan Iran.
Israel menggambarkan lokasi tersebut sebagai salah satu pusat komando militer terpenting kepemimpinan Iran.
Semakin buruk
Setelah militer Israel menghancurkannya, kemampuan komando dan kendali rezim Iran menjadi semakin buruk.
Pemimpin Iran, Ali Khamenei, dieliminasi lebih awal dalam operasi pengeboman Israel, sebelum dia sempat menggunakan bunker tersebut.
Israel mendeteksi kompleks tersebut masih terus digunakan para pejabat senior lainnya setelah Khamenei terbunuh, rilis media i24News.
Kompleks kepemimpinan tersebut telah beberapa kali menjadi target selama operasi Roar Lion (Singa Mengaum). Situs itu mencakup beberapa gedung pemerintah dan keamanan, termasuk bangunan yang digunakan badan-badan pengambil keputusan senior rezim dan lembaga militer.
Pihak militer Israael juga mengatakan serangan tambahan awal pekan ini menargetkan fasilitas lain di kompleks tersebut.
Pengeboman Israel juga menghancurkan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, bangunan yang menampung Majelis Pakar, dan akademi militer utama Korps Garda Revolusi Islam. (P-Jeffry W)