PRIORITAS, 3/8/26 (Jakarta): Pada kuartal II 2026, penjualan Oonsel pintar global tercatat turun 6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya di tengah krisis pasokan memori dan meningkatnya biaya komponennya.
Seperti dilansir dari siaran Engadget pada Kamis (30/7/26) lalu, data tersebut dilaporkan oleh lembaga analis industri teknologi Omdia yang mencatat penjualan ponsel pintar pada kuartal II 2026 sebanyak 272 juta unit.
Selanjutnya Omdia menyebut pasar Ponsel pintar yang tengah lesu kini menghadapi tekanan tambahan akibat gangguan rantai pasok yang diperkirakan masih berlanjut hingga setidaknya akhir 2026. Omdia mencatat pengiriman Ponsel pintar secara global terus mengalami penurunan sejak akhir 2025.
Paling terdampak: Xiaomi dan Oppo
Disebutkan, merek yang bermain di segmen harga terjangkau menjadi yang paling terdampak, misalnya Xiaomi dan Oppo. Pengiriman Ponsel pintar Xiaomi turun 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara Oppo mencatat penurunan 17 persen.
Disebut Omdia, kenaikan harga di sejumlah pasar serta penyederhanaan portofolio produk menjadi faktor yang memengaruhi penurunan tersebut. Lembaga itu juga memperkirakan Ponsel pintar kelas bawah akan mengalami kenaikan harga paling besar dalam beberapa bulan mendatang.
Samsung mencatatkan peningkatan tipis
Namun, di saat bersamaan, Samsung malah mencatatkan peningkatan tipis dengan penjualan mencapai 60,5 juta unit pada kuartal II 2026, sehingga pangsa pasarnya naik menjadi 22 persen.
Adapun pencapaian itu diraih meski divisi perangkat seluler Samsung membukukan kerugian kuartalan pertamanya akibat tekanan terhadap laba operasional yang dipicu meningkatnya biaya produksi.
Semikonduktor Samsung alami pertumbuhan signifikan
Akan tetapi, Omdia juga menilai, bisnis semikonduktor Samsung, khususnya memori dan media penyimpanan, mengalami pertumbuhan signifikan seiring tingginya permintaan dari industri kecerdasan artifisial (AI), sehingga perusahaan mencatatkan pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah pada periode tersebut.
Apple juga membukukan kinerja kuartal terbaiknya
Di lain pihak, Apple membukukan kinerja kuartal II terbaiknya dengan pengiriman sebanyak 55,1 juta unit atau meningkat 23 persen secara tahunan. Pangsa pasar perusahaan juga naik menjadi 20 persen.
Lalu Omdia menyebut seri iPhone 17 menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Apple pada 2026. Perusahaan itu, demikian Antara, juga dinilai masih mampu mempertahankan harga iPhone ketika banyak produsen lain mulai menaikkan harga produknya.
Disebut Omdia, produsen Oonsel pintar yang mampu memadukan strategi penetapan harga, ketahanan rantai pasok, serta inovasi dalam strategi komersial berpeluang mencatatkan kinerja lebih baik sepanjang sisa tahun 2026 ini. (P-*/mj)




