
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut kunjungan Universitas Gunadarma di Kantor Balai Kota Otorita IKN, pada Kamis (16/04/2026). (Humas OIKN)PRIORITAS, 17/4/2026 (Nusantara): Langkah besar menuju terbentuknya ekosistem pendidikan di ibu kota baru kian nyata. Universitas Gunadarma memastikan akan memulai kegiatan perkuliahan di Ibu Kota Nusantara pada September 2026, sekaligus mencatatkan diri sebagai perguruan tinggi pertama yang beroperasi di kawasan tersebut.
Kepastian itu disampaikan dalam kunjungan ke Otorita Ibu Kota Nusantara di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kamis (16/4/2026). Kehadiran Gunadarma menjadi tonggak penting dalam pengembangan Nusantara sebagai pusat pendidikan dan inovasi, sekaligus mendukung terbentuknya kota yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia.
Rektor Universitas Gunadarma, E. S. Margianti, menyampaikan kuliah perdana direncanakan berlangsung pada 28 September 2026, seiring kesiapan gedung kampus tahap awal.
Pada tahap awal, Gunadarma menghadirkan delapan program studi jenjang S1, yakni Teknik Sipil, Arsitektur, Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Akuntansi, dan Manajemen, yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan ekosistem digital di Nusantara.

Saat ini, pembangunan Kampus Nusantara 1 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) telah memasuki tahap awal dengan satu tower yang berdiri, dari rencana tiga tower. Sementara Kampus Nusantara 2 berlokasi di Desa Giri Mukti, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Margianti juga mengungkapkan bahwa proses pembelajaran telah dimulai melalui soft launching berbasis smart classroom sejak September 2025, yang terhubung ke sejumlah lokasi, termasuk luar negeri.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut positif kehadiran Gunadarma sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan di IKN.
“Kami siap mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Nusantara, khususnya dalam mencetak generasi muda yang kompeten,” ujarnya.
Kampus ini diproyeksikan menampung sekitar 1.500 mahasiswa pada tahap awal, serta menyediakan berbagai skema beasiswa, termasuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kehadiran Gunadarma diharapkan mampu memenuhi kebutuhan talenta untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara.

