Figur potensial: Akademisi sebut Sjafrie Sjamsoeddin kekuatan baru Pilpres 2029

Johanes Christiaan
Selasa, 3 Maret 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 3/2/2026 (Jakarta): Akademisi Firdaus Syam dari Universitas Nasional menilai Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berpotensi tampil sebagai “matahari baru” dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Penilaian tersebut disampaikannya dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Senin. Demikian Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara memberitakan, dikutip Selasa (3/3/2026).

Firdaus menyebut Sjafrie memiliki karakter petarung, ditopang latar belakang budaya politik dari kawasan Indonesia Timur.

Ia mencontohkan tokoh-tokoh besar asal Sulawesi seperti mantan Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie dan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang dikenal berani dan visioner.

Penguatan posisi politik Sjafrie juga disampaikan peneliti politik milenial, Gian Kasogi, yang menilai Menhan tersebut memiliki posisi strategis karena berada dalam lingkar inti pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, survei terbaru Indonesia Public Institute menunjukkan sejumlah wajah baru masuk bursa kandidat Pilpres 2029, termasuk Sjafrie.

Peneliti IPI Abdan Sakura memaparkan empat indikator yang memperkuat elektabilitas Sjafrie: kepemimpinan dan ketokohan (44 persen), rekam jejak (17 persen), rekomendasi lingkungan dan media (12 persen), serta integritas (10 persen).

Abdan menambahkan, figur seperti Pramono Anung, Dedi Mulyadi, dan Sjafrie dinilai memiliki kelayakan kuat meski dukungan elektoral belum sepenuhnya terkonsolidasi. Kondisi tersebut menurutnya memberi ruang dinamika politik baru, terutama jika terjadi perubahan konstelasi atau absennya figur dominan.

Survei IPI dilaksanakan pada 30 Januari–5 Februari 2026 terhadap 1.241 responden berusia 17–65 tahun di 35 provinsi.

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025