Evolusi mal, dari sekadar tempat belanja menjadi ‘one stop solution’

Harley DT
Kamis, 29 Januari 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 29/1/26 (Jakarta): Pergeseran fungsi mal atau pusat perbelanjaan belakangan ini makin terasa. Mal tak hanya menjadi tempat belanja tapi juga sudah menambah fungsi yang makin beragam.

Mal sekarang tak cukup lagi mengusung “one stop shopping” melainkan sudah harus memenuhi tuntutan menjadi “one stop solution”. Tak hanya tempat berbelanja berbagai kebutuhan, melainkan memberikan solusi memenuhi kebutuhan lain di luar belanja.

Dalam satu kunjungan, pengunjung bisa memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari berbelanja, bersantap, hingga bersantai.

Oleh karena itu, mal terus berevolusi. Ia bergerak mengikuti zaman, menyesuaikan diri dengan tren dan perubahan perilaku konsumennya.

Menurut Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto, arah perkembangan mal ke depan akan semakin berfokus pada pengalaman dan gaya hidup yang lebih sehat.

Berdasarkan Retail Services Forecast Report 2026, mal yang diminati bukan lagi sekadar pusat belanja, melainkan ruang yang menawarkan experience dan konsep wellness.

“Konsep ritel berbasis pengalaman juga semakin populer, terutama yang berpusat pada gaya hidup sehat, hiburan, dan interaksi sosial,” ujar Ferry, Selasa (27/1/26), dilansir Beritaprioritas dari detik.com Kamis (29/1/26).

Dilaporkan, jika di masa lalu fasilitas olahraga di mal identik dengan gym atau arena bowling, kini spektrumnya jauh lebih luas. Padel, go-kart, hingga berbagai olahraga indoor mulai hadir berdampingan dengan area kuliner, fesyen, dan ruang interaktif.

Kombinasi itu secara tidak langsung mendorong pengunjung untuk tinggal lebih lama-bahkan kembali lagi di lain waktu.

“Mal mau tidak mau harus menjadi tempat yang enak buat nongkrong. Tempat yang bisa melakukan kegiatan olahraga dan sosialisasi. Jadi bukan sekadar tempat belanja saja. Konsep experience kini makin dominan,” lanjut Ferry.

Salah satu olahraga yang belakangan sedang “in” yaitu padel, juga kini masuk mal. (Courtesy: kapanlagi.com)

Destinasi gaya hidup utuh

Ia memberikan gambaran perubahan tersebut dapat ditemui di Summarecon Mall Bekasi 2 yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 4 Februari 2026. Mengusung konsep lifestyle dan experiential, mal ini dirancang sebagai ruang hidup urban bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara aktivitas dan relaksasi, terangkum dalam konsep ‘Workout, Shop, Eat, Repeat’.

Disebutkan, berbagai tenant gaya hidup kekinian turut meramaikan area ritel. , mulai dari produk-produk fesyen ternama hingga deretan brand sporty premium.

Tersedia juga area kuliner yang menawarkan beragam pilihan, dari santapan ringan hingga premium dining.

Tak hanya itu, ruang publik turut dihadirkan sebagai tempat berkumpul bersama keluarga dan teman. Di area rooftop, Summarecon Mall Bekasi 2 menghadirkan Wellground  yaitu ruang yang dirancang khusus untuk aktivitas fisik dan relaksasi.

Di dalamnya tersedia kolam renang Olympic Size yang berdampingan dengan Leisure Pool, Children Pool, hingga Hydropool untuk rekreasi keluarga. Fasilitas olahraga indoor pun lengkap, mulai dari lapangan padel, tenis, badminton, pickleball, futsal, hingga basket.

Bagi pencinta kebugaran, hadir gym premium dengan kelas-kelas signature seperti Hyrox, Pilates, dan Yoga, serta Juvia Spa yang menawarkan pengalaman hydrotherapy, hot & cold plunge, hingga sauna.

Seluruh area ini terintegrasi dengan Summarecon Mall Bekasi tahap 1 melalui Lobby The Oval, memungkinkan pengunjung menjelajah tanpa perlu keluar gedung.

Sebuah gambaran nyata bagaimana mal kini bertransformasi – bukan lagi sekadar tempat belanja, melainkan destinasi gaya hidup yang utuh. (P-*/hdt)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025