Doa lintas agama Polda Gorontalo untuk korban gempa NTT, pesan kemanusiaan menggema

Sem Muhaling
Rabu, 19 Agustus 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 18/8/26 (Gorontalo): Polda Gorontalo menggelar doa lintas agama untuk korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan upacara Polda Gorontalo, Selasa (18/8/2026).

Kapolda Gorontalo Inspektur Jenderal Polisi Widodo memimpin kegiatan bertajuk Pray for NTT tersebut. Seluruh jajaran kepolisian, tokoh agama, dan sejumlah elemen masyarakat turut mengikuti doa bersama.

Selain doa, Polda Gorontalo juga menggalang dana bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa. Widodo mengatakan kegiatan itu menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan dari Gorontalo untuk NTT.

“Selain doa bersama, kami pun melakukan penggalangan dana,” kata Widodo. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat NTT yang membutuhkan uluran tangan.

Doa bersama lintas agama untuk NTT

Dalam kegiatan tersebut, peserta memanjatkan doa bagi korban dan keluarga yang terdampak bencana. Mereka juga mendoakan seluruh masyarakat NTT agar mendapat kekuatan, keselamatan, dan ketabahan.

Widodo menilai kegiatan itu menunjukkan solidaritas kemanusiaan yang tidak mengenal perbedaan agama maupun latar belakang. Menurutnya, setiap anak bangsa memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan empati saat menghadapi musibah.

Gempa di NTT menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat setempat. Dampak tersebut mencakup kehilangan anggota keluarga, kerusakan bangunan, persoalan kesehatan, hingga kebutuhan hidup.

Karena itu, jajaran Polda Gorontalo tidak hanya menyampaikan doa dan belasungkawa. Mereka juga menginisiasi penggalangan donasi secara internal untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Personel Polda Gorontalo ikut galang donasi

Melansir ANTARA News Gorontalo Seluruh personel Polri mendapat kesempatan memberikan donasi sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Polda Gorontalo tidak menetapkan besaran sumbangan bagi para personel.

Dengan demikian, pejabat maupun anggota dapat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Langkah itu sekaligus menunjukkan kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat yang menghadapi bencana.

Widodo menegaskan bahwa kehadiran tokoh lintas agama membawa pesan penting bagi masyarakat. Menurutnya, kemanusiaan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

“Kemanusiaan mampu menjadi ruang bersama untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial,” ujar Widodo. Ia menilai perbedaan agama tidak boleh menghalangi masyarakat untuk saling membantu.

Polda Gorontalo tegaskan komitmen kemanusiaan

Mewakili jajaran Polri di Provinsi Gorontalo, Widodo menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarga terdampak. Ia berharap masyarakat NTT memperoleh kekuatan dalam menghadapi dampak bencana.

Menurut Widodo, musibah tersebut kembali mengingatkan pentingnya kepedulian dan kebersamaan. Karena itu, setiap umat perlu memberikan dukungan kepada sesama warga Indonesia.

Ia menilai bantuan sekecil apa pun dapat memberikan arti besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, dukungan bersama dapat membantu memperkuat semangat warga dalam melewati masa sulit.

“Polda Gorontalo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan dukungan kemanusiaan,” kata Widodo. Ia berharap doa tersebut menjadi kekuatan bagi masyarakat NTT dan mempererat persatuan. (P-*Ant/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025