Dirut Bulog: Stok beras capai 3,35 juta ton mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri 2026

Zamir Ambia
Senin, 12 Januari 2026
EKBIS NEWS 0 454
2 menit membaca

PRIORITAS, 12/1/26 (Jakarta): Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencapai 3.351.900 ton dan dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri 2026.


“Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog di tanah air adalah 3.351.900 ton,” kata Rizal dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera yang digelar di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (9/1/26).

Ia menuturkan, keseluruhan stok beras Bulog yang tersimpan di gudang di berbagai wilayah Indonesia merupakan cadangan strategis nasional untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan.

Stok tersebut disiapkan guna mengantisipasi kebutuhan selama perayaan Imlek, berlanjut ke bulan Ramadan hingga Lebaran, agar distribusi dan ketersediaan beras bagi masyarakat tetap terjaga secara nasional.


“Kesiapan stok ini untuk menghadapi pertama adalah Imlek dalam waktu dekat, kemudian menghadapi Ramadhan, kemudian menghadapi Lebaran,” tutur Rizal.

Rizal menyampaikan, persediaan beras Bulog diproyeksikan terus meningkat seiring berlangsungnya panen di sejumlah sentra produksi utama nasional yang menjadi lumbung pangan.

Ia menambahkan, pada 2026 Bulog ditargetkan mampu menyerap hingga 4 juta ton beras guna memperkuat cadangan beras pemerintah sekaligus menjaga stabilitas pasokan dalam negeri demi ketahanan pangan.

Intervensi pasar, penyaluran bantuan optimal

Dengan tambahan serapan tersebut, total stok beras Bulog sepanjang 2026 diperkirakan mendekati tujuh juta ton, sehingga kemampuan intervensi pasar dan penyaluran bantuan pangan akan semakin optimal.

“Insya Allah dengan stok ini akan terus bertambah karena potensi hasil panen dari Kementerian Pertanian, kami Bulog ditargetkan di tahun 2026 ini targetnya serapannya adalah empat juta ton (setara beras),” imbuh Rizal.

Persediaan beras yang diperkirakan mendekati 7 juta ton tersebut akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan domestik guna menjaga kestabilan pasokan dan harga beras nasional, terutama pada momen hari besar keagamaan.

Bulog menegaskan pengelolaan stok dilakukan secara optimal melalui distribusi yang tepat sasaran serta koordinasi dengan berbagai instansi terkait, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi saat tingkat konsumsi meningkat, termasuk pada perayaan Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan