Ilustrasi peralatan vape. (Dok/Pixabay)PRIORITAS, 20/11/25 (Brussels): Penggunaan vape kini semakin mendunia, padahal banyak observasi menyatakan, ini beresiko berbahaya bagi penggunanya. Karena itu, Belgia kini sedang bersiap untuk melarang semua rasa vape kecuali tembakau dalam upaya mencegah anak muda kecanduan nikotin.
Demikian Menteri Kesehatan Belgia Frank Vandenbroucke mengumumkan pada Rabu (19/11/25) kemarin, menyusul rekomendasi baru dari Dewan Kesehatan Tertinggi.
Dilaporkan, Vandenbroucke mengatakan, rokok elektrik beraroma sengaja dirancang untuk menarik minat anak-anak dan menutupi potensi bahaya vaping, menurut laporan kantor berita Belga.
Melindungi anak muda
Sementara itu, Dewan Kesehatan Tertinggi baru-baru ini memperbarui posisinya terkait regulasi vaping.
Walaupun sebelumnya badan tersebut berhati-hati tentang larangan akan rasa, kini badan tersebut mendukung pembatasan yang lebih ketat, dengan alasan, melindungi anak muda lebih penting daripada potensi manfaat dari mengizinkan beberapa rasa untuk membantu perokok berhenti.
Berdasarkan survei nasional terbaru menunjukkan peningkatan tajam dalam penggunaan vaping di kalangan siswa sekolah di Belgia, dengan hampir sepertiganya telah mencoba rokok elektrik. Penggunaan mingguan di kalangan anak muda sekarang empat kali lebih tinggi daripada lima tahun lalu.
Dilaksanakan sesegera mungkin
Memang, pemerintah belum mengumumkan kapan larangan tersebut akan berlaku. Vandenbroucke mengatakan dia bermaksud untuk melaksanakannya “sesegera mungkin.”
Disebutkan, pembatasan yang direncanakan itu mengikuti kebijakan sebelumnya yang menargetkan perokok remaja, termasuk larangan penggunaan vape sekali pakai dan pembatasan meroko di area yang sering dikunjungi remaja. Demikian dilansir Antara dari Anadolu. (P*r/jr)
No Comments