Tonton Youtube BP

AS tenggelamkan lagi 4 kapal narkoba, 14 orang tewas

Jeffry Wuisan
29 Oct 2025 21:04
3 minutes reading

PRIORITAS, 29/10/25 (Washington): Militer Amerika Serikat (AS) menembak dan menenggelamkan lagi empat kapal, yang diduga hendak menyelundupkan narkoba ke AS di perairan Pasifik sebelah barat Amerika tengah. Sebanyak 24 orang dalam kapal tersebut dinyatakan tewas.

“Tiga serangan terhadap empat kapal yang diduga penyelundup narkoba di Samudra Pasifik timur, menewaskan 14 orang”, kata Departemen Pertahanan AS, Pentagon, seperti dikutip Beritaprioritas.com dari USA Today, hari Rabu (29/10/25).

Ini adalah serangan maritim AS paling mematikan dalam satu malam terhadap para penyulundup narkoba, terkait kampanye militer Presiden AS Donald Trump yang menargetkan aliran narkotika ilegal.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth,  mengatakan satu orang selamat dari serangan di perairan internasional itu. Tidak ada anggota militer Amerika Serikat yang terluka.

Menurut Hegseth departemennya telah menghabiskan lebih dari dua dekade membela tanah air lain.

“Sekarang, kami membela tanah air kami sendiri. Para teroris narkotika ini telah membunuh lebih banyak orang Amerika daripada Al-Qaeda, dan mereka akan diperlakukan sama. Kami akan melacak mereka, kami akan membangun jaringan dengan mereka, lalu, kami akan memburu dan membunuh mereka”. ,” tulis Hegseth dalam sebuah postingan di X, yang menyertakan rekaman video serangan tersebut.

13 kapal ditenggelamkan

Penyerangan terbaru ini menjadikan jumlah total serangan udara terhadap kapal-kapal penyelundup menjadi 13 unit yang ditenggelamkan dan jumlah korban tewas menjadi 57 orang.

Sebagian besar serangan udara terjadi di Karibia, Departemen Pertahanan pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2025 melakukan serangan pertamanya di Samudra Pasifik, sebelah barat Amerika Tengah.

Presiden Trump masih belum memberikan bukti kepada Kongres AS, untuk mendukung klaim kapal-kapal narkoba yang ditenggelamkan itu diduga mengangkut narkotika.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat mengatakan mereka belum menerima informasi apa pun tentang identitas korban tewas atau informasi intelijen, yang menunjukkan kapal-kapal tersebut mencoba mengangkut narkoba ke AS.

Pada bulan Februari, Trump menetapkan beberapa kartel narkoba sebagai “organisasi teroris asing”, sebuah tindakan yang menurut pejabat pemerintah AS memberi pembenaran hukum atas serangan tersebut.

Trump menyalahkan presiden Venezuela, Nicolás Maduro, karena narkoba berasal dari kartel Venezuela yang memasuki AS secara ilegal.

Trump baru-baru ini mengatakan ia sedang mempertimbangkan tindakan militer terhadap target darat di Venezuela,  setelah memuji serangan maritim tersebut sebagai sebuah keberhasilan.

8 kapal perang

Pemerintahan AS dalam beberapa bulan terakhir juga terus membangun kekuatan militer di Karibia, yang memicu spekulasi apakah Maduro sendiri merupakan target tersebut.

Angkatan Laut AS saat ini memiliki setidaknya delapan kapal perang di kawasan tersebut, termasuk tiga kapal perusak berpeluru kendali dan satu kapal penjelajah berpeluru kendali, yang mampu meluncurkan peluru kendali Tomahawk ke pedalaman Venezuela.

Ribuan Marinir juga ditempatkan di atas kapal-kapal, termasuk unit infanteri dengan kapal pendarat dan pesawat Osprey yang memungkinkan mereka beroperasi di darat.

Jet tempur F-35 Korps Marinir yang berbasis di darat suah dikerahkan ke pangkalan di Puerto Riko dan pasukan operasi khusus juga dikerahkan ke wilayah tersebut.

Angkatan Udara AS juga berulang kali menerbangkan pesawat pengebom berat di dekat pantai Venezuela sebagai unjuk kekuatan.

Menhan Hegseth baru-baru ini memerintahkan kapal perang terbesar di dunia, kapal induk USS Gerald R. Ford dikerahkan ke pesisir Amerika Selatan.

Kapal induk itu diikuti tiga kapal perusak berpeluru kendali tambahan.

Kapal induk Ford yang membawa 90 pesawat terdiri dari empat skuadron jet tempur serang F/A-18 dan pesawat perang elektronik, mampu melakukan kampanye pengeboman udara yang signifikan.(P-Jeffry W)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x