Allegri tahu risiko bicara scudetto terlalu dini

Khalied Malvino
Sabtu, 24 Januari 2026
BOLA 0 417
2 menit membaca

PRIORITAS, 24/1/26 (Milan): Massimiliano Allegri memilih menurunkan ekspektasi di tengah laju stabil AC Milan. Ia konsisten menyebut target Rossoneri sebatas empat besar, meski performa tim terus menekan Inter Milan di puncak klasemen Serie A.

Sejak awal musim, Allegri tidak bergeser dari narasi tersebut. Milan sempat tumbang pada laga pembuka kontra Cremonese, lalu melaju tanpa kekalahan dalam 20 pertandingan beruntun.

Kini Milan muncul sebagai pesaing terdekat Inter. Namun, Allegri tetap menutup pintu pembahasan soal gelar.

“Kapan saya akan berhenti bicara soal target kami adalah empat besar? Jika kami sudah memastikan diri berada di empat besar secara matematis,” ungkap Allegri, dikutip Sabtu (24/1/26).

“Per hari ini, poin yang dibutuhkan untuk lolos ke Liga Champions adalah 74, jadi kami masih membutuhkan banyak angka,” sambungnya.

Pendekatan itu mendapat dukungan dari Fabio Capello. Mantan pelatih AC Milan tersebut menilai Allegri paham betul cara mengelola tekanan di fase krusial musim.

“Normal bagi Max untuk bermain petak umpet soal peluang menjadi juara,” sebut Fabio Capello.

“Dia terlalu berpengalaman untuk memahami risiko mengucapkan kata scudetto di hadapan publik,” imbuhnya.

Capello menilai menjaga ekspektasi tetap rendah merupakan strategi yang masuk akal.

“Ketika menaiki tangga begitu tinggi, jika Anda berhenti terbang dan jatuh, Anda akan merasa lebih sakit,” kata Capello.

“Jadi, dia duduk di sana, merunduk dan membicarakan klasemen, melakukan perhitungan angka,” lanjut eks pelatih AS Roma itu.

Capello juga menyoroti dua laga tandang Milan melawan AS Roma dan Bologna. Menurutnya, dua pertandingan itu akan menentukan arah musim Rossoneri.

“Laga tandang melawan Roma dan Bologna akan benar-benar memperlihatkan seberapa jauh Milan bisa melangkah,” tuturnya.

“Ada risiko mereka tertinggal semakin jauh dari Inter yang melawan Pisa dan Cremonese,” tambah Capello.

Capello menilai hasil di dua laga tersebut sulit ditawar.

“Itu sebabnya dua pertandingan ke depan akan krusial. Milan harus bisa menjaga jarak,” tegas Capello.

Satu kemenangan besar, menurut Capello, bisa mengubah situasi sepenuhnya.

“Jika Rossoneri bisa menang di ibu kota, mereka akan sulit lagi menyembunyikan diri dari perebutan scudetto,” tandas Capello. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025