Proyek pemotongan bukit Hotel Vista mulai berjalan lagi, Wali Kota Amsakar segera pastikan status perizinannya. (Pemko Batam)PRIORITAS, 28/1/2026 (Batam): Aktivitas pemotongan bukit (cut and fill) di kawasan Hotel Vista Batam kembali berjalan. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan akan mengecek ulang status perizinan proyek tersebut.
Amsakar mengaku belum memastikan apakah kegiatan cut and fill itu telah kembali mengantongi izin resmi. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Batam, Senin (26/1/2026). “Memang sempat kami hentikan. Kalau sekarang masih berlanjut, saya harus cek dulu,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, jika aktivitas pengerjaan kembali dilakukan, besar kemungkinan pihak perusahaan telah melengkapi perizinan. Meski demikian, pemerintah tetap akan melakukan verifikasi internal dengan BP Batam.
“Kalau tidak ada izin, tidak mungkin mereka berani lanjut. Nanti akan saya cross check ke BP Batam untuk memastikan statusnya,” tegasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat masih beroperasi di kawasan proyek. Aktivitas tersebut kembali menimbulkan kekhawatiran warga, mengingat lokasi berada di area rawan pergerakan tanah.
Sebelumnya, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam menghentikan seluruh aktivitas cut and fill di kawasan Hotel Vista pada Juli 2025. Penghentian dilakukan setelah curah hujan tinggi menyebabkan timbunan tanah bergeser, merusak badan jalan, dan mengganggu pipa air bersih milik warga.
Saat itu, pemerintah menilai penghentian proyek sebagai langkah pencegahan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Perusahaan diminta fokus pada perataan dan pembenahan tanah di bagian bawah proyek, sementara alat berat dibatasi penggunaannya.
BP Batam dan Pemko Batam juga telah menurunkan tim teknis untuk mengkaji pergerakan tanah serta berkoordinasi dengan Kementerian PUPR guna melakukan kajian lanjutan terhadap dampak aktivitas cut and fill tersebut. (P-Jeff K)