Otorita IKN bersama Grup 4 Kopassus, aparat kewilayahan dari Kecamatan Samboja Barat dan Kelurahan Sungai Merdeka, serta Balai Perhutanan Sosial Kutai Kartanegara berhasil melaksanakan aksi bersih sampah di Ibu Kota Nusantara. (Humas OIKN)PRIORITAS, 15/2/2026 (Nusantara): Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) kembali melaksanakan aksi bersih sampah sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran lingkungan di kawasan Ibu Kota Nusantara. Kegiatan ini menyasar koridor jalan utama dari simpang KM 38 hingga gerbang perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
Informasi yang diperoleh dari Humas OIKN, menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut, tim berhasil mengumpulkan sekitar 3,5 ton sampah, yang sebagian besar merupakan sampah domestik campuran. Aksi bersih ini juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kawasan Nusantara.
Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana OIKN, Lazuardi Nasution, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, sekaligus mendukung program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Program tersebut sejalan dengan arahan langsung Prabowo Subianto mengenai penanganan sampah terpadu.
“Di hari pertama, kami telah melakukan sosialisasi kepada Bank Sampah di delineasi IKN terkait program Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (Forsepsi) Pegadaian dengan tema ‘Memilah Sampah Menabung Emas’. Di hari yang sama, kami juga menyosialisasikan kewajiban memilah sampah kepada Insan Otorita serta meresmikan kerja sama operasional Reverse Vending Machine (RVM) dengan PT Mayora Group,” ujar Lazuardi.
Menurutnya, semangat “Memilah Sampah Menabung Emas” merupakan dorongan bersama antara Pegadaian dan OIKN untuk menekan pencemaran lingkungan, terutama sampah plastik. Botol plastik yang dikumpulkan melalui mesin RVM di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dapat ditukar menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat.
Lazuardi menambahkan, aksi bersih ini merupakan lanjutan dari sejumlah kegiatan serupa yang telah digelar di beberapa lokasi wisata alam, seperti Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding. Kegiatan ini melibatkan personel Grup 4 Kopassus, Balai Perhutanan Sosial Kutai Kartanegara, serta aparat kewilayahan dari Kecamatan Samboja Barat dan Kelurahan Sungai Merdeka.
Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bukti keseriusan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan Nusantara. Kapten Lefitar dari Grup 4 Kopassus menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program pemerintah.
“Dalam menjalankan program pemerintah, kolaborasi antarinstansi sangat penting, dan Kopassus siap hadir serta membantu setiap kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan,” tegasnya.
Melalui aksi bersih ini, OIKN bersama para pemangku kepentingan terus memperkuat upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan di kawasan Ibu Kota Nusantara. (P-*/bwl)