Ahli teknologi X terkejut satu orang Indonesia bisa operasikan 30 akun sekaligus

Jeffry Wuisan
Rabu, 25 Maret 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 25/3/26 (California): Seorang ahli teknologi digital yang kini sebagai Kepala produk platform X (dulu Twitter), Nikita Bier, sangat terkejut mengetahui ada seorang di Indonesia, yang mampu mengoperasikan puluhan akun sekaligus dalam satu platform.

Seperti dikutip Beritaprioritas.com dari akun X nya, hari Rabu (25/3/26), Nikita Bier mengaku hal itu ia temukan saat menyelidiki aktivitas mencurigakan di platformnya,  karena mendeteksi adanya puluhan akun yang alamatnya berbasis di Indonesia.

Bier mengaku menemukan seseorang mengoperasikan hingga 30 akun sekaligus.

Ia menduga ada penggunaan bot (robot) canggih sehingga orang dengan IP (IP Address) Indonesia itu, mampu mengoperasikan puluhan akun tersebut sekaligus.

Ia pun berasumsi aktivitas tersebut dijalankan menggunakan teknologi otomatis atau kecerdasan buatan AI (Artificial Intelligence).

“Saya sedang menyelidiki seorang pria yang menjalankan 30 akun dengan alamat IP Indonesia, dan saya mencoba mencari tahu alat apa yang dia gunakan,” tulis Bier di akun X nya.

Namun, ia menemukan fakta berbeda dari dugaan awal. Bier menemukan akun-akun tersebut ternyata dijalankan manusia sungguhan asal Indonesia secara manual.

“Saya menemukan bahwa itu adalah orang Indonesia sungguhan,” kata dia memberi respek kagum dengan orang Indonesia.

Nikita Bier tidak menyebutkan nama akun Indonesia tersebut, namun temuan ini menyoroti praktik pengelolaan banyak akun individu atau kelompok tertentu, yang kerap disangka sebagai aktivitas bot.

Dalam beberapa kasus, padahal aktivitas tersebut dijalankan tenaga manusia dengan suatu koordinasi.

 

AI = Asli orang Indonesia

Pernyataan Nikita Bier tersebut sebenarnya diungkapkannya untuk menanggapi rekannya, Turner Novak, yang menulis di X dia baru berbicara dengan seseorang tentang Airticial Intelligence (kecerdasan buatan).

“Baru saja menghabiskan dua jam berbicara dengan orang ini tentang AI. Benar-benar mengubah permainan, anggota tim paling efisien, berkinerja lebih baik dengan sumber daya terbatas”, tulis Novak.

Turner Novak dikenal sebagai pendiri dan General Partner (GP) tunggal dari Banana Capital, sebuah perusahaan modal ventura (venture capital/VC) tahap awal.

Ia juga dikenal luas di media sosial X (sebelumnya Twitter) sebagai investor yang aktif berbagi wawasan tentang pasar dan teknologi.

Nikita Bier langsung memposting dengan mengatakan ia sedang menyelidiki seorang pria dengan alamat protokol internet Indonesia yang sedang menjalankan 30 akun sekaligus.

Nikita menduga orang Indonesia tersebut menggunakan alat tertentu sejenis bot (robot), sehingga ia mampu mengelola akun sebanyak itu.

Karena penasaran, Nikita mengaku mencoba mencari tahu alat apa yang digunakan.

Ia sangat terkejut ternyata akun-akun itu tidak dijalankan robot atau AI, namun manusia.

Karena itu, Nikita yang lulusan UC Barkeley, langsung memberi apresiasi kepada orang Indonesia tersebut. “I found out it was AI=Actual Indonesian (saya baru tahu kalau itu adalah AI= orang Indonesia asli)”, tulisnya memplesetkan arti AI (Airticial Intelligence).(P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025