Sang legenda Arema FC wafat di Stadion Gajayana

Khalied Malvino
Senin, 19 Januari 2026
BOLA 0 544
2 menit membaca

PRIORITAS, 18/1/26 (Malang): Peristiwa duka menyelimuti sepak bola Indonesia setelah Kuncoro, legenda Arema FC yang juga menjabat asisten pelatih, meninggal dunia usai tampil dalam laga amal peringatan 100 Tahun Stadion Gajayana di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/1/26) sore.

Kabar wafatnya Kuncoro dikonfirmasi manajemen Arema FC. General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyebut kepergian sosok ikonik tersebut sebagai kehilangan besar bagi keluarga besar klub dan komunitas sepak bola nasional.

“Kami semua sangat syok dan terpukul. Cak Kun memulai karier profesionalnya di Stadion Gajayana. Hari ini Allah memanggilnya pulang di stadion yang sama, tepat di momen 100 tahun stadion ini,” ujar Yusrinal di Malang,.

Manajemen Arema FC menyatakan Kuncoro diduga mengalami serangan jantung. Insiden terjadi setelah ia menuntaskan babak pertama laga amal bersama para legenda Arema, seperti Siswantoro, Hermawan, dan Doni Suherman.

Setelah berjalan menuju bangku cadangan untuk beristirahat, Kuncoro tiba-tiba terjatuh dan kehilangan kesadaran.

Tim medis dan perangkat pertandingan segera memberikan penanganan darurat di tepi lapangan, namun kondisinya tidak menunjukkan respons positif.

Legenda berusia 48 tahun itu kemudian dilarikan ke RSUD Saiful Anwar Malang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya dan Kuncoro dinyatakan meninggal dunia.

Yusrinal mengenang almarhum sebagai figur yang memiliki dedikasi tanpa batas terhadap Arema FC, dengan karakter hangat, humoris, tegas, serta menjunjung tinggi solidaritas.

Manajemen klub mengajak seluruh insan sepak bola dan suporter untuk mengirimkan doa bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

“Selamat jalan legenda, loyalitasmu abadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” demikian pernyataan resmi Arema FC. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025