Sejalan dengan visi tersebut, Prabowo menuturkan, pendirian SMA Taruna Nusantara diarahkan untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa dengan kemampuan akademik menonjol, yang selanjutnya dipersiapkan dan dibina sebagai calon kader bangsa di masa depan.
Model pendidikan seperti SMA Taruna Nusantara, lanjut Prabowo, telah lama diterapkan di berbagai negara lain. “Sehingga wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara,” katanya.
Saat ini, SMA Taruna Nusantara telah beroperasi di tiga lokasi, yakni Magelang, Malang, dan Cimahi. Pemerintah pun sedang menyiapkan pembangunan kampus tambahan di Kalimantan, Sulawesi Utara, serta Sumatera Selatan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Desember 2026.
Di samping itu, Prabowo menyampaikan rencana pendirian 20 sekolah baru dengan nama SMA Garuda. Ke depan, hampir seluruh provinsi diharapkan memiliki setidaknya satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda.
Tidak hanya menitikberatkan pengembangan pendidikan menengah, pemerintah juga menyiapkan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi di setiap kabupaten. Program ini menargetkan penyelesaian sekitar 500 sekolah unggulan dalam kurun waktu empat tahun mendatang. (P-*r/Zamir Ambia)








